Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

CATATAN - TANPA NAMA

Pada nama yang belum ku sebut Mata yang belum ku tatap Suara yang belum ku dengar Langkah yang belum beriringan Pribadi yang belum ku tau siapa Bisa jadi dekat atau belum dekat Bisa jadi pernah atau belum pernah Bisa juga di kemarin, hari ini, atau besok Pada pinta yang belum sampai di telinga Yakin yang belum menyentuh hati dan ikatan yang belum nampak sekarang Aku sebut tanpa nama saat ini Sudahkah sama-sama mencari? Sudahkah berjalan di satu garis temu? Aku tidak tau Berdoalah untuk di kabulkan Sebuah nama yang belum ku sebut Miliki satu hati yang nanti saling terpaut Created by: Ismi

CATATAN - KERAMAHAN

Bertemu sebidang keramahan dalam sendu Ucapnya bersih hatinya rapuh bermimpi Nampak luas tatapnya hanya berani lihat dalam ijin Terlihat cepat namun nuraninya ragu melambat Kontras dibalik kelopak cerah pucat warnanya Sedikit tanah kering antara rumput liar Dia menangis dan menangis bertanya Suaranya tidak terdengar terbungkam Dimana daun keberuntungan? Tidak ada Semakin datang sinar menembus tirai Dimana sebidang keramahan itu? Ada namun seperti tidak pernah ada Masih sama tidak ada jalan Untuk jembatan mempertemukan Bukan tentang beda Karena hal yang tidak akan bisa ditebus apapun Sepasang pundak dalam kerendahan hati Tidak pernah ditemui lagi mirip dengannya Birunya seperti lautan jernih Berawan melindungi dari terik Darimu tertulis ini Apa yang belum tersampaikan Apa yang terbungkam Apa yang pernah dicari Tempat diwaktu mana saat ini Kemungkinannya ada Walau sudah bertahun-tahun Kita saling mengingat Created by: Ismi

CATATAN - JARAK SENDIRI

Ada kalanya diri akan begitu Sendiri walau ada yang terdekat Kesendirian yang jadi waktu Antara diri dan Maha Pencipta Ada kalanya memang seperti itu Sama halnya hari ini kau sibuk Besok dia atau merekapun sibuk Waktu sendiri menjumpai Jarak itu memang sewaktu ada Siapa walau jauh selalu ada? Tidak ada..hanya Dia Maha Pengasih yang selalu ada Ada kalanya memang seperti itu dia dan mereka yang kau lihat tidak ada Karena begitu hidupku hidupmu Menurutku dalam kebersamaan juga Dengan orang lain juga ada Jarak itu jauh dekat Menemui diri pada suatu waktu Ya biarkanlah memang begitu Hanya ya aku ingin membiarkannya Seperti beberapa yang lalu Seperti saat ini atau tidak tau Membiarkan jarak yang ada Created by: Ismi

CATATAN - CAHAYA

Bagian kecil yang lebih kecil Keterbatasan bisa karena keras hati Air hujan itu dari mana? Bukan hanya laut kan jawabannya Pikiran ini batasnya dimana? Sebatas hatilah yang meninggi Hingga meredup cahayanya Semesta apa yang disebut Apa kata selain lebih? Semesta ini luasnya yang bagai debu Apa yang lebih besar dari semesta Mampukah aku merenunginya? Ya Rabb Maha Besar Ya Rabb Maha Melihat Ya Rabb Maha Mendengar Terangi hati, ku mohon cahaya Aku berdiskusi diri Kau mudahkan sejak ku menangis pertama Aku dengar adzan Menerima bukan dari pendahulu semata Di hari pertama hingga akhir Semua pilihan yang harus ku putuskan Kebenaran dariMu Islam yang ku pilih Semoga kejauhanku dapat mendekat Semoga cahaya itu ada dihatiku Membawaku pada kebenaran Aamiin

CATATAN - SUDUT

Aku mendengar ini, orang itu berkata Aku (dia) telah melihat banyak Terlalu banyak hingga aku ingin berhenti Akhirnya aku memilih keluar Yang dia ingin sampaikan.. "Jika sudut itu membuatmu sangat jenuh Bukan.., sudut itu membuatmu gelap dan mengeraskan hatimu..pindahlah!" "Aku merasa telah melihat banyak, naif ternyata. Aku sebetulnya belum melihat apa-apa. Aku menemukan hal penting pada perjalanan dan tempat-tempat di sudut lainnya," katanya. "Maksudku adalah, jika semua pikiranmu hanya mengakar pada rasional cara pandang, kamu merasa pincang. Hatimu berproses pada kebekuan. Sudut itu membuat sepi padahal banyak orang." "Keasingan bagimu, justru di tempat yang sering kamu temui. Kenapa? Apa rasionalisme dirimu bisa menjawabnya?" Dalam segala macam kecanggihan Dia kembali berkata.. "Gedung setinggi apapun juga akan roboh. Jika tidak ada rasa manusia di dalamnya. Pesawat berpilot itu bisa celaka tanpa ada peduli bukan hanya...

CATATAN - KUTUB UTARA & SELATAN

Aku belum tahu Bagaimana hilangkan gugupku saat cinta Aku juga masih tidak tahu Arti niat terbungkus kata hatinya Coba kumulai dengan ini Kediaman jadi teman yang tidak ku undang Padahal disaat yang bersamaan Aku banyak bicara dalam hati Berharap jika tidak telinga hatinya dengar Menurutmu bodoh? Iya Aku tidak bisa menahan lekuk senangku Lebih dari bergadang semalaman Aku masih memikirkan kejutan untuknya Mungkin sesuai rencana? Atau tidak Belajar entah dari mana Tepatnya ini seperti pola yang acak Tidak ada kejelasan halaman Mungkin sedang belajar Atau belajar sekaligus praktek Memahami adalah Tidak bisa akhirnya Coba memahami itu yang terjadi Air hari ini berbeda dengan bulan depan Dibalik rumit dua sisi yang sepasang Barat masih dibarat Perubahan erat pada waktu Apa yang ingin berganti Lebih baik tetaplah dua sisi Justru karena itu bisa bertemu Magnet Kutub Utara dan Kutub Selatan Pria dan wanita Jika kesempatan didetik dan fajar Suatu ketika ak...

CATATAN - MUSIM PERALIHAN

Langit musim peralihan menyapa di antara angin lewati pundak Aku berjalan perlahan Tunggu daun kering terlepas dari tangkai Mereka itu juga menciptakan kisahnya Untukku hanya sesaat lagi firasat Hati ini nyaman di tempatnya Serbuk bunga tidak jatuh di sembarang Takdirnya menjadi indah dia berada Bagiku indahnya juga datang di waktunya Menggapai tangan terbuka, setelah... tersilang dan terkepal lama merunduk Bukan hanya singkat ucapan Keseluruhan padanya Menghilangkan pikat atau kagum Keseluruhan di dirinya Bawa kesediaan terpaut salah satunya Kesanggupan hati berkata Ya tepatnya Langit musim peralihan belum mau pulang Ingin menemani sepasang hati mungkin Senyum ini lebih ingin.. dirasakan dalam hati Dia bukan kesempurnaan menyilaukan Dia cuma payung untuk gerimis hujan Secangkir teh di antara kabut Embun temani pagi Pintu yang terbuka untukku Jadi pengisi hati Aku berjalan dekatnya Kami lewati rerumputan mengering Berpamitan pada langit berwarna kuning ...

CATATAN - RUANG

Suatu hari bisa saja Kita jalan di sisi yang berbeda Kamu menatap matahari terbit Aku menyaksikan matahari terbenam Kamu melihat bulan Aku melihat bintang Di hari itu kita, sepi.. Hatiku mungkin butuh waktu Pikiranmu mungkin tidak menentu Kita dalam situasi kritis Hanya mimpi bertemu tadi malam Bangunku sendiri Tapi..sesaat ini Butuh waktu sebentar saja Dalam perjalanan pulang Dirimu yang ingin pertama ditemui Berbaring di sampingmu Memberiku ruang Ruang tempatku tinggal Saat kamu bangun, senyuman Pagi kita sudah kembali Kita melihat langit biru bersama Kita bisa saling pandang Di ujung waktu tidur Kita sudah di sini Menemui hati masing-masing Dan kita sudah tau isinya Created by: Ismi Inspired of Because This is My First Life

CATATAN - SEMOGA TIDAK BERTEMU

Mohon diingat saat inisiatif datang Dari lamanya pintaku berujar Dari kondisi lalu hingga berlalu Hingga hari ini sebetulnya harapku Tidak ada lagi bertemu Tapi mohon hati-hati apabila bertemu Menemuiku lagi.. Bukan menemuiku yang hari lalu Sikap atau perasaanku dulu Tidak ingin lagi penjelasan Tidak ingin lagi jawaban Tidak usah aku sudah punya semua Bagiku jelas dan terjawab Setelah coba tersangka diriku sendiri Setelah sadar ucap dulu itu bagiku alasan Benar jika dirimu akan memilih Tidak lagi berkata-kata untuk meringankan Tidak perlu ada basa basi Membosankan dan menjengkelkan Tidak usah pura-pura Sudah terlihat jelas dari waktu ke waktu Itu malah buatku kesal Aku katakan dan mohon diingat Ada batas yang jangan dilewati Perkataan singkat bisa jauh melewati Jangan berkomentar lewati batas Dirimu! bukan orang yg tau apa yg ku alami saat itu Dirimu! bukan orang yang ada untukku saat itu Kamu mengerti batasnya dimana? Jangan berkomentar dengan mudahny...

CATATAN - SALAH PAHAM

Aku juga tahu ada salah paham Aku juga tahu ingin menolak Aku kamu entah bagaimana banyak lupa Tahun-tahun awal itu Ketika senyuman masih begitu segar Ketika dasarnya hanya yakin Sekarang keyakinan itu kemana? Aku kamu makin banyak tidak tunjukkan Tapi ternyata peduli itu tidak hilang Atau berkurang..hanya tidak terlihat saja Dan yang terjadi salah paham Tidak ingin perlihatkan lemah Tahan semua harap dan sedih Tidak dibicarakan untuk diketahui Lalu yang terjadi salah paham Namun.., keberpihakan ada pada ketulusan Permohonan akan terjawab Kamu masih di sini Aku masih untuk kamu Kalaupun waktu kembali Apa yang berubah? Apa akan beda? Karena kembali bukan solusi Kembali hanya mengingatkan Kalau kita masih saling peduli Kalau kita tetap ingin satu Kalau kita masih saling cinta Hanya saja mata ini buat nurani lupa Created by: Ismi Inspired of Go Back Couple

CATATAN - HARI YANG BARU

Benar aku rindu hari itu Bagaimanaku bilang, aku merindukan hari itu.. Aku masih ingin di tepi ombak Menyentuh tempok pinggir pantai Aku masih ingin di sana Tanpa menyentuh basah Namun tidak apa jika basah Aku sedang bertanya pada diri sendiri Di sana aku menemukan hatiku Namun di sana juga aku mencari Hari ini ya aku bisa saja teringat Luka itu sedih itu dan bagaimana rapuh kecewa Namun hatiku di hari ini Bukan kemarin Aku juga tidak tahu esok Siapapun juga begitu tidak tahu pasti Lalu kenapa begitu banyak khawatir Karena semua perasaan tidak enak Yang di alami kemarin Entah di mana hati ini bertemu nanti Bagaimana caranya menemukan Aku juga tidak tahu Tapi aku cukup mengurangi kekhawatiran Karena dia yang memanggilku Senang karena ku datang Senang karena menemukanku Dia mungkin juga sama denganku Bertanya di mana hatinya akan bertemu Kapan akan sampai di tujuannya Dia melihatku di sana Dia yakin menghampiriku di sana Berlari kecil mempercepat ked...

CATATAN - JALAN-JALAN

Saat kita sedang berjalan-jalan Waktu itu bulan apa? Hari apa? Jam berapa? Kita seakan lupa setelah banyak waktu Saling menggenggam hirup udara segar Nikmati indah yang terlihat mata Nikmati indah yang dirasakan hati Hari banyak berlalu Tahun juga sudah berganti tahun Jika kita ingat saat itu Bagaimana perasaanmu? Ya di waktu itu Saat hampir setiap hari Rutinitas anak muda di kampus Berkumpul disela jam kuliah Liburan dan melarikan diri tertawa Pergi ke pantai, bukit, mengelilingi kota Ada tak ada uang Nekad saja Pikirannya hanya terlalu hari itu Walau cakap banyak tentang masa depan Ya di waktu itu Saat ada dan tidak ada bintang Saat nampak dan tidak bulan Kita sedang berjalan-jalan Seakan dunia hanya berputar di sekitar kita Created by: Ismi Inspired of Go Back Couple

CATATAN - KEPALA KELUARGA

Itu sulit, tapi kau tidak mengenal lagi sulit Lelah tidak disadari, terkadang sakit Kau juga pernah punya mimpi muda Tatapanmu kini adalah harap Bukan untuk diri sendiri Hari sudah sangat larut Matamu masih terjaga Masih ingin menegakkan punggung Kau siapkan badan hingga jiwa Maaf atas semua sakitmu Bahkan tidak banyak berkata Kau hilangkan batas diri Bagimu batas itu diciptakan kembali Bukan untuk diri sendiri Kau menopang dengan tanggung jawab Kelak ingin kau bawa senyumnya Bahagialah Karena aku juga ingin mengambil giliran Untuk membahagiakanmu Created by: Ismi

CATATAN - KARENA DIA ORANGNYA

Sudah di ujung lidah Ku tahan wajah depan kesal Kata-katanya maksudnya apa? Kadang aku tau kadang tidak Dia juga aneh sekali Kadang menyebalkan sembunyikan kata hati Betul aku juga sama Lucu juga kita ini Kikuk ibaratkan penjelasan Padahal peduli ingin menjaga Tapi memutar jalan agar tidak terlihat Jadi aku pikir berbeda Tapi manis sikapnya Baiknya karna memang baik Di kondisi yang sama Bila itu orang lain mungkin tidak Karena dia orangnya Aku dia ada di kondisi saat ini Tidak sepele terjadi Tapi ada maksud Kenapa itu dia Kenapa itu aku Created by: Ismi Inspired of Because This is My First Life

CATATAN - AKU SUDAH AKAN MULAI

Gagal itu pun dialami Dari sepasang matanya Aku gagal memahami Langkahnya di senja hari Keputusannya saat berganti hari Hari itu pun ego bertemu emosi Puncak dari pertahanan hati Geram dari diri sendiri Apa sebenarnya maksudnya Aku gagal memahami Diamku juga salah Bicaraku juga tidak dimengerti Apa mau dia sebenarnya Kami gagal saling memahami Mau jalani masing-masing Memang seperti itulah seharusnya Baik tidak baik akhirnya aku tidak peduli Hidupkulah yang harus kujalani Jawab pun menghampiri dengan permisi Walau perlahan bisa buatku mengerti Kebaikan atau keburukan yang lalu Terjadi seperti itu dalam hidup Kini hanya ada hidupku Kini hanya ada hidupku untuk mereka Suatu hari jika dibagi lagi Bukan belajar saling memahami Saat itu aku sudah mulai untuk memahami Created by: Ismi

CATATAN - WAKTU TERSENYUM

Ragaku sulit kembali di waktu itu Seperti tidak masuk akal bukan tidak mungkin Kebanyakan kami menghitung waktu Angka yang tunjukan lamanya hidup kami Di waktu yang mana ingin kembali? Aku malah tidak berani bayangkan Hingga jadi pinta dari diriku Mungkin bukan hanya aku, mereka, kami Ingin perbaiki berbagai hal di hidup Tapi yang kami tahu Angka itu berhenti atau bertambah Ada tanya dengan pengandaian jika Seperti sisi lain dari roda waktu Jika dulu jika sebelumnya Sebenarnya akan bagaimana? Tapi aku ingat senyum tidak kenal hitungan Senyum di hari yang mana Senyumnya karena bahagia Jika begitu jika diijinkan bertambah Aku ingin senyum yang tidak meminta Dari hati hingga paling jujur Wajah tercantik dengan senyum Di saat ini juga sama saja Created by: Ismi

CATATAN - MEJA MAKAN

Terkadang..sesuatu ini bukan kendaliku Gunakan banyak kata untuk merujuk Mengarahkan pada yang ku maksud Tidak didengar langsung tapi ku tulis Ku lupa ada khas dari kaumku Begitu juga khasnya dari kaummu Jika masih bersikeras Pada kebiasaan di luar kendali diri Titik temu itu sulit terjadi Ego ingin luruskan yang di hati ke pikiran Yang satu bilang ke sana Yang satu bilang ke sini Lupa pada kata kita Kita kemana jadinya? Jika tidak ada tujuan sama Artinya jika waktu sudah cukup diambil Berpikir masing-masing untuk memahami Duduklah dulu bersama Untuk jalan temu Perempuan dan laki-laki Punya keunikan cara pikir sendiri Ada yang perlu usaha lebih Mengerti maksud dan berdiskusi Yang sedang dilakukan Untuk kembali... Pada tempat yang sama saat berangkat Untuk bertemu Pada dirinya yang sama di meja makan Created by: Ismi

CATATAN - SIMPUL

Jika batas fajar dan embun itu tipis Kenapa begitu indah walau sesaat Tanpa celah embun memberi kata pamit Pada apa yang menentramkannya Aku bertanya di antara bunyi kerikil jalan Kemana mimpi bawa asa terbang Di ujung langit itu kah? Seberapa jauhnya? Mataku menutup saat bintang bersembunyi dalam gelap Kenapa sunyi bawa kegelisahan Apa karena percaya yang telah hilang? Bagaimana ini dilakukan Kening yang menempel di meja kayu Merunduk karena pilu Ranting itu daunnya sudah di tanah Bawa ini sebagai penanda Di pergelangan terikat simpul Pengingat pada yang bermula Walau berakhir dengan tanya Created by: Ismi

CATATAN - TAMAN KITA DI SANA

Sepasang mata saling menatap Gemericik menggoda langkah kaki Berputar meloncat-loncat kecil Iringi nada manjakan telinga Di tengah jembatan cahaya nampak Biasan langit bulan & bintang Hangat dipunggung tangan Jarak jadi semakin hilang Biarkan terasa lama Tak ada beda yang tersisa Sudah harmonis dalam rasa Di lubuk dan pandangan Tak perlu sampaikan pesan Pesan itu bisa didengar sekarang Jadi begitu indah terdengar Tidak perlu tinggalkan sepatu kaca Karena sepasang yang dipunya Akan melangkah bersama Lewati jembatan di bawah awan Temui taman berbangku panjang Siapa yang ada di sana Kamu di sana Aku di sampingmu Kita ada di sana Created by: Ismi

CATATAN - SENIORKU

Ku kenalkan dia padamu Satu tahun selisih dariku Dia Januari aku Februari Dia 91 aku 92 Banyak senyum jika kau melihatnya Bahkan masih dijumpai senyum Jika kau menoleh padanya Bukan di bawah pohon palem pertamanya Sepertinya satu atau dua tahun sebelumnya Saat masih merah putih baju Di kelas yang sama belajar bahasa Inggris Dia satu tingkat di atasku Hampir tidak ingat jika tidak bertemu lagi Saat itu tingkat satu putih biru Setelah tau dia Oh ternyata sudah ku kenal Mungkin dia lupa Tapi juga bisa ingat Saling kenal karena temannya Ada keisengan kecil darinya Selalu tidak berlebihan Kata darinya baik sopan Sosoknya bersahabat dan cerdas Pernah kira mungkin ada waktu untukku Hanya berteman namun mengesankan Dia ada yang lain Aku juga memilih yang lain Hanya pilihan anak tingkat tujuh & delapan Yang punya memorinya sendiri Kami saling mengenal Kami juga pernah berteman Dia senior yang baik Bertemu lagi di putih abu-abu Masih sama kagumku ada ...

CATATAN - PERTAMAKU

Beliaku malu ingat yang ku kagumi Di bawah pohon palem Anak laki-laki itu bersenda gurau Matanya khas bajunya bersih Kedua pipinya masih menggemaskan Tubuhnya tinggi dengan rambut yang lebat Sepertinya masih dua belas masa itu Aku di depan kelas terhenti pandangan Sepertinya kenal tapi apa iya? Diperhatikan lagi anak lelaki itu Perkataannya ramah dan bersahabat Terkadang coba melucu walau tidak benar lucu Terkadang menghampiri utarakan ajakan Hal yang belum dicoba Di sudut kecil dalam hati Asal dengannya akan menyenangkan Buah ini tidak jadi manis di ujung belia Hingga penyesalanku belum pernah jujur padanya Apa yang dirasakan dalam waktu cukup lama Kita pernah bersama saat tujuh belas Sepertinya hampir sembilan tahun Dan bisa di tambah tiga tahun lagi Sayangnya lokasi sama tapi tidak pernah bertemu Anak lelaki itu Yang pernah buatku berkeringat gugup walau cuaca tak panas Yang buatku kaku hanya untuk berkata iya Yang menyulitkan hatiku karena malu Yang ...

CATATAN - PANGGIL APA?

Jangan bersenandung yah Kala pecahan kaca menyentuh jariku Kupu-kupu akan terperangkap di permukaan air Sulit terbang hingga merelakan sayapnya Jangan tarik tanganku menari terima temaram matahari Ombak akan bergulung bingung Jika pasir masih mudah menghapus nama yang terukir Berhati-hatilah menatapku di bawah galaksi Hatimu akan jatuh padaku Hatiku akan terbenam padamu Bangunlah di jam sebelas lewat sebelas Kangen itu seperti buih yang tak bisa dihitung Lamunanmu membawaku pada mimpi Kita harus berpegangan Bukalah matamu sewajarnya Jika terlalu tajam ada detak kalahkan dentum Sorotnya buat terpukau Aku terima dirimu seperti berharap esok Kamu denganku seperti hari ini Degup diriku bertemu degup dirimu Aku mendengarnya jelas Aku panggilmu apa? Sekarangku atau besokku? Kami panggil aku apa? Aku rahasiakan jawaban darinya pada mereka Ini rahasia kita Created by: Ismi

CATATAN - DIA MENETAP

Aku pernah menunggu di balik jendela Teh di mejaku sudah dingin Hanya satu dua orang lewati depan rumah Buku dipangkuan tidak ku sentuh Dia tidak datang tidak lagi datang Aku melihatnya melambaikan tangan Masih coba tersenyum di luar kendaraan Senyum apa itu? Begitu sulit Aku juga begitu sulit di perjalanan pulang Aku masih ditemani selimut Perasaan beragam banyak cemas Banyak takut banyak yang tertahan Palu sudah diketuk sudah diputuskan Aku bersandar di tiang luar jendela Menunggu siapa? Dia tidak datang Dia sudah pindah Tapi suara langkah buatku tidak merunduk Siapa di sana? Siapa yang datang? Aku tidak menunggunya Dia menghampiriku Dia bertanya sudah amankah rumahku? Sudah amankah untuk dia tinggal di sana Tapi jikapun belum dia akan tetap datang Lalu aku menunggu lagi di balik jendela Senyum lebar sudah kutangkap dari jauh Dia datang dia datang Lagi lagi dan lagi Katanya aku ini pulang Aku sudah datang saat pertama Kedua kali dan seterusnya aku pu...

CATATAN - KOTAKU KOTAMU

Aku ingat sendal itu Warna bajumu dan jins kau kenakan Menyapaku setelah memberi salam Aku ingat hari apa itu Di ujung gang berjajar Di jarak antara rumah begitu dekat Rodanya tiga berpengayuh Pakai topi petani khas identik Sudah lama.. ada untuk dua orang duduk Keinginan berdua lewati kota Menaiki becak dengan suara pengamen jalan Ingat semangkok sekoteng pinggir jalan Di sana.. di sana kau mengarahkan Di sini beberapa bintang masih terlihat Bau sate di mana-mana Tunggu sebentar lagi sampai Kau pegang tanganku untuk menopang Di lesehan orang-orang berkumpul Di antara mereka kami ada Tapi seperti miliki tempat istimewa berdua Memanjakan perut lapar Memenuhi rindu orang kota pulang Yang dilewati hanya rumah-rumah Kantor dari bangunan tua Indah dan nyamannya Rangkulan jelaskan masa kecil di sana Mendengarkannya seperti berada dalam cerita Mengenal lagi potongan-potongan ingatannya Kami bilang nanti biar impas Hari ini kotaku esok kotamu Created by: Is...

CATATAN - KOLAM IKAN

Hanya suka saja di gelap itu Rembulan di antara celah gelap awan Masih basah jalanan habis hujan sore Kau masih duduk depanku Bersenandung tak karuan Namun aku tertawa Hanya suka saja kopi di gelas itu Walau sudah dingin karena angin Manisnya menemani malam Pemanis obrolan denganmu Hanya suka saja kabut itu Selepas subuh bercelana panjang Aku masih menggigil di antara udara Namun terus senang berjalan sajalah Berlari kecil ditemanimu Hanya suka saja sentuh embun itu Mimik wajahmu aneh Meledek dan berguyon Namun aku tidak marah Semakin ramai hati menyambut fajar Hanya suka saja sore di kolam ikan itu Sedikit bingung di sana Kau terus menertawai Dan semakin ingin ku mencoba Mengalahkanmu di pertandingan sore itu Hanya saja pernah aku takut ini mimpi Tapi katamu di antara kedua telapak tangan di pipiku Kadang yang nyata seperti mimpi Kadang yang mimpi seperti nyata Menurutmu aku mimpi atau nyata Karena itu semua berasal dari hatimu Created by: Ismi

CATATAN - BERKATA SUDAH MEMAAFKAN

Mungkin saja kata-kata Bisa saja dari sikap Atau tatapan yang di lakukan Buat orang lain tidak suka Buat orang lain marah Tanpa sadar atau sengaja Bisa saja Maaf tidak juga Berkata sudah memaafkan Hati belum tuntas Sudah mampu berkata maaf Hati belum menerima Lebih baik tidak bertemu saja Hari berlalu Hampir satu tahun ini Lebih baik tidak bertemu Jika memang begitu Aku sudah merasa nyaman Nyaman tanpa terusik ingatan Semua ingatan yang muncul saat melihat langsung Situasi itu Meminta waktu meminta waktu Memohon waktu memohon waktu Berharap mengharap Apa kata-kata ku? Apa sikapku? Apa tatapanku? Apa berpikir juga? Bagaimana kata-katamu? Bagaimana sikapmu? Bagaimana tatapanmu? Sampai begitu sulit diungkapkan Menunda-nunda pilihanmu Keinginan itu... Yang terbata dan tertahan Buat bingung buat gelisah Buat takut Nyatanya dialami juga? Katanya ini biasa di anak muda Biasanya bagaimana Saat hancur itu biasa? Hancur yang kala itu saja Sudah mem...

CATATAN - NURANI HATI

Sendiri itu pilihanmu Sendiri itu bukan pilihanmu Engkau berikan petunjuk untukku Perlihatkan dia bukan untukku Saat datang aku bertanya lagi padaMu Lalu dia menjauh Lalu dia pergi Di balik itu aku bercerita lagi padaMu Tidak ada sebaik-sebaiknya pelindung selain Engkau Satu dari lainnya inilah kataku Jika bukan akan menjauh sendirinya Jika tidak akan pergi Jika ya tidak akan pergi Jika ya tidak ada jika Tidak akan diberikan yang tidak baik Tidak baik karena mengabaikan hati nurani Hati itu bebas dari pengaruh Hati itu jalan jawaban pertanyaanku kembali lagi aku berseru padaMu Karena diri ini lalai & banyak tidak mengerti Kuatkan hati nurani Created by: Ismi

CATATAN - AKU & KAMU PUSAT DAYA TARIK

Kamu pernah bilang Rasanya mata dunia melihatmu Tidak hanya banyak tapi dari mereka semua memperhatikan Dayamu mampu menarik mereka Aku juga jauh di hari itu Merasa jadi pusat daya tarik Aku juga di masa lalu itu Merasa diriku mampu membuat keingintahuan mereka Di hari ini saat sedih datang kamu menunduk Di hari ini aku juga merasakan perubahan itu Kamu pikir semua akan tetap seperti itu Aku pikir akan tetap menjadi pusat Entah di hari apa bermulai Kamu sadar aku juga sadar Dunia ini punya berjuta daya tarik lainnya Bukan hanya kamu bukan aku Aku pernah juga merasakan kelebihan itu Hatimu juga merasa tersanjung Yang terlupa entah di hari apa tepatnya Itu tidak lagi tidak pernah ada satu-satunya pemikat Saat itu dan berlanjut hingga hari ini Kamu melihat aku juga Mereka yang selalu menjadi tayangan Mereka bermunculan dalam berita Menggigit medali Bicara di antar negeri Pamerkan pose melewati karpet merah Ini dunia tidak hanya miliki satu pemikat Jika kamu...

CATATAN - KESAN

Bisa saja bilang tidak suka Kala hati sudah sangat meninggi Luka dan kesan jadi berdekatan Karenanya tetap sulit terlupakan Saat dia hadirkan senyuman Saat bersamanya ada gugup Saat tidak ada jadi rindu Kesan terjadi setelah berlalu Hari ini masihkah? Besok masihkah? Tidak tau. Hanya saja ya rindu Hanya saja benar rindu Hanya saja bisa kembali rindu Kembali di saat itu Yang kembali dari kesan Ku bilang... Antara luka dan suka bisa berbaikan Walau ada luka tapi juga ada ingatan suka Itulah membuat malam jadi panjang Membuat siang juga panjang Dimanapun rindu itu.. Disini, saat kembali rindu itu.. Yang ku sampaikan Hanya rindu, cukup itu. Karenanya kesan terjadi saat sudah berlalu Created by: Ismi

CATATAN - PILIHAN CERITA & FILM

Aku benar-benar sedang kesal Ya benar ingin sekali berteriak Saking kesalnya... Aku tidak suka. Tidak suka Pada akhir setelah membaca berhalaman-halaman Membaca buku demi buku Menonton setelah berepisode-episode Senang, gemas, khawatir, kesal Tapi menemui akhir yang sedih Dua tokoh yang tidak bersatu Seperti dikembalikan pada realita Aku menikmati cerita Mencari di luar dari realita Tapi ya cerita juga berdasarkan yang nyata Ini seperti satu lagi pembelajaran Tentang penerimaan Tentang yang lebih nyata mereka Tapi tetap aku kecewa akhir cerita begitu Bukannya penulis punya kendali disana Kenapa mengakhirinya seperti itu Ini memang dikembalikan lagi ke realita Yang nyata bisa diceritakan Seperti aku sering menolak film horor Bukan karena ketakutan mendasari Tapi benar-benar tidak ingin Menonton yang menakut-nakuti Merasa was-was dan diawasi Maksudku itu film yang bisa kupilih Kamu juga sama bisa memilih filmmu Aku tidak suka film horor Film yang kucari b...

CATATAN - SI KEMBAR

Antara dua kau juga tidak menduga Antara dua nasibnya bisa jauh beda Antara dua bisa dia bisa saya Hal ini terjadi padanya Hal ini tidak terjadi padaku Dia mendapatkan itu Aku tidak mendapatkannya Jalanku berbelok ke kanan Jalannya ke kiri Tapi antara kami tidak pernah menduga Tidak satu dan dua di luar dugaan Hari ini aku menangis kesal Besok ternyata kau yang menangis sedih Hari ini aku murung Hari ini kau bahagia Antara dua yang dekat saja bisa berbeda Adik kakak Teman dan teman Hingga Si kembar sekalipun Nasib tak bisa disamakan Nasib kau nasib ku Akan membawa ke hari beda dari sekarang Antara dua jalannya bisa berbeda Created by: Ismi

CERITA - DUA TAHUN LALU

Kuceritakan setelah dua tahun Percaya yang ingin dipercaya Lebih membuatnya jadi mudah Hati jadi tenang Jika itu yang sulit dipercaya? Pura-pura tidak peduli Jikapun ingin tidak ada gunanya Hiraukan saja biarkan saja Jika peduli bagaimana? Melihat yang ingin dilihat Jangan ingin banyak melihat Membuat keluar haluan Tidak lagi jangan Jika ingin menemuinya? Jadi lebih berkegiatan Lebih banyak bicara Tertawa sana sini Baik-baik saja Jika itu adalah cemas?  Saat baru dilalui Sendu bukan hanya sepanjang malam Murung seharian Nafsu makan hilang hingga dimuntahkan Pusing berputar-putar Panas hingga ke tenggorokan Menusuk-nusuk dihati Berteman bengkak bawah mata Jadi tidak karuan Keingintahuan berlebih Mencari kesana kesana info sendiri Terlebih akan lebih parah Jika ada penolakan dan ketidakpedulian Teman-teman datang ajak bicara Diajak pergi kasana kesini Menonton tayangan tapi melamun Ingin dengar makian atau...

CATATAN - UNTUK ESOK

Tanda yang mana aku bertanya Diantara kibasan helaian rambut Berlalu, berbalik, berdampingan Pada mimpi yang mana aku terbangun Guratan parasnya membekas dalam ingatan Bersentuh pipi dengan lembut tatapan Dan..yang mana aku bertumpu Sebidang lapang kesabaran darinya Menempatkan telapak tangan diantaranya Pada musim yang mana, semi sepenuhnya? Setiap harinya jadi sama pesonanya Jikapun itu sudah masuk musim gugur Ada di antara hari dengannya Di seluruh hari, saat ini dan kemarin Di memori hari ini dan sebelumnya Seketika saja menyulitkan untuk berkata Mencari kata gambaran banyak rasa Kupilih tempatkan sudut pelipis kepala dipundaknya Dengar..bicara..interaksi sikap Jadi erat karena sepakat bekerjasama dalam beda Menumbuhkan ketertarikan yang bertambah Kesediaan dengannya.. Menjaga keputusan berdampingan Di hari ini kemarin dan kerjasama untuk esok Created by : Ismi

CATATAN - SORE DENGANNYA

Di balik aku menatapnya Disaat angin pertemukan daun membuat suara Berteduh di bawah lingkarannya Makin jauh di balik aku menatapnya Indahnya ciptaanMu diperlihatkan padaku Di lekukan garis senyumnya Di kedua coklat bola matanya Ruang terbuka itu begitu luas Hamparannya hijau anginnya sejuk Seperti berada di sana Saat mendapat senyum itu darinya Makin lama dengannya Nyaman itu semakin dirasa Dia adalah satu-satunya dia Itulah betul-betul dirinya yang ku tau Tidak bergimik tidak memanipulasi Mengenal dia yang begitulah adanya Keistimewaan dari sikap biasa jadi tidak biasa, berartinya.. Waktu itu semakin sore Berlama-lama tapi jadi terasa sebentar Jika dengannya aku sangat menyukainya Created : by Ismi

CATATAN - WARUNG TENDA

Bagiku jadi lebih menyenangkan hari itu Knalpotnya masih terdengar Banyak orang dalamnya, tapi seperti hanya dia Duduk disebelah, tersenyum, malu, diam Bagiku jadi lebih menyenangkan malam itu Di kota yang sama, lalu lalang kendaraan Tenda di pinggir jalan Menghabiskan yang tersedia Bagiku jadi lebih menyenangkan sore itu Panas angin terasa dikulit Riang saja sepanjang jalan Walau tidak ber-AC dinikmati saja Bagiku kenapa jadi lebih menyenangkan? Kesederhanaan itu jauh dari kenyamanan mahal Tapi yang terjadi artinya lebih mahal Jadi kenapa lebih menyenangkan? Walau hanya berjalan kaki Dipinggir warung kanan dan kiri Melewati genangan air Lebih mengesankan dari tempat dengan bill mahal Memang lebih menyenangkan Saat yang dilakukan dari hati Dilakukan bersama Semua kesederhanaan itu Lebih mewah dari kemewahan dimata Created by: Ismi

CATATAN - MALAM MINGGU

Kalau bulan lihat malam itu Jika pagar berkata ia sangat senang Senyummu lebar tangan menopang Menunggu kunci terbuka Persilahkan masuk Kalau cangkir tau yang dihadapan Bunga dalam vas juga ikut senang Wanginya khas bahkan sering dicari Dia tersenyum lagi merebah diri Menunggu camilan diberikan Kalau jangkrik tau suara itu Bantal dibangku lebih senang lagi Tertawanya seperti magnet meniru Aku menunggunya malam itu Jauh lebih senang Dari pagar, cangkir, dan jangkrik Karena dia sudah datang Datang untuk menemuiku Dan aku memang senang Karena bisa melihatnya Created by: Ismi

CATATAN - TERAS

Di balik dua daun pintu kau intip hujan Atap yang tidak tinggi dari dasar Dindingnya putih gading dan putih abu Dua bangku rotan berdampingan Kini kau beralih menatapku teduh Teduh yang ku lihat darimu saat itu Raih jemari mendekati pintu Terbuka angin masuk ke ruangan Kami berjalan menuju teras depan Hujan tidak mendinginkan untuk di dalam Gerimis yang begitu banyak Di antara masih ada celah sinar Sehangat jemari mengisi temu celahnya Nikmati hujan kala itu Memori berjalan namun seakan diam Bersandar santai berbincang ringan Menikmati hujan yang masih ada Katamu nanti berkisah esok Bermimpi bersama pada keinginan Tawa candaan diantara bunyi air Di depan teras aku mengaguminya Created by : Ismi

CATATAN - PELUKAN HANGAT

Hanya saja tidak ada yang ditunggu lagi Selain kepulangan dan lihatnya datang Redupnya hari semakin larut Diruang sepanjang waktu walau singkat Rangkulan berbagi cerita harian Mungkin ada hari terasa menjenuhkan Tapi hanya satu cinta selalu ingin ditemui Jika kebutuhan dan kebiasaan Seperti tanpa syarat Banyak hal disesuaikan Banyak hal diterima Ada disampingnya memulai hari Beri sambutan sepulang nanti Menenangkan saat dia atau aku yang butuh Senda gurau dengan sang polos dan menggemaskan Pelukan bersama yang bertambah besar Ada kami di sana Menyayangimu menyayangi kalian Created by : Ismi

CATATAN - KENANG

Payung rindu genggaman di redup hujan Tersenyum antara malu sepasang tatap Jalan ingin berjumpa lampu dibasahi hujan Melangkah kecil ke ujung jalan Sedikit percakapan di samping aliran kecil Jarum jam rindu di sepanjang bangku Antara cemas kesal dan bersemangat Mereka berlalu tapi tidak dipedulikan Di sekeliling bising tapi satu suara ditunggu Angin rindu hempasan mengikuti arus Memakan waktu seperti tidak berkendara Tawa kecil melintas daun jatuh Melewati putaran air luas yang hijau terbias pohon Piring rindu walau hemat berbagi Dalam kurang tetap menghargai Langit semakin malam lupa waktu Sajiannya ternyata sudah tidak ada Jari rindu sederhana menggenggam Duduk santai berpikir ringan Lebih dalam makna dari banyak kata Dikenal aroma siapa di sana Kenang manis agar tetap begitu Berhenti di kenang itu Agar tetap indah pada tangkainya Agar jadi bagian baik Bukan untuk karena siapa Diri rindu pada kenang baik Created by: Ismi

CATATAN - TOMAT

Ucap itu tidak dikatakan tapi berteriak dihati Diri yang menjauhi sendiri Bintang itu semakin jauh saja Bahkan seperti tidak pernah terlihat lagi Tahun ke tiga ternyata tidak membaik Terkira ini jalan yang nantinya memang untukku Ternyata tidak seperti itu Menginginkan jalan menuju mimpi itu Pilihan yang perjuangannya tidak main Pundak dan kening tidak menunduk ke bawah Tidak helaan nafas panjang karena marah pada diri sendiri Tidak berkutat pada angin dan terus di level awam Katanya nanti juga akan menerima Ternyata tidak juga, semakin kehilangan diri Pada satu udara tahukah Disaat sedih bahkan tidak bisa menangis Saat ingin teriak bahkan tidak ingin lagi Tidak ke kanan atau kiri Tidak ke depan atau belakang Sama aja, apa ini tetap adalah jalan yang harus diterima? Atau lebih tepat harus segera putar balik? Tersasar... Harus menemukan jalan yang tepat lagi Untuk memiliki bintang yang ingin dicapai Tidak dengan jalan merunduk menyesal ...

CATATAN - IKHLAS YANG ADIL

Pernah ketidaknyamanan itu banyak hadir Yang jadi pekerjaan, yang rutin dilakukan Rutinitas... Dua tiga empat dan lebih yang berulang Pengulangan di waktu temu waktu Di rutinitas itu pernah sangat dirasakan Tidak nyaman timbul lebih gelisah Diisyaratkan tanda jenuh berangsur Yang dikatakan tidak bermakna Seperti jadinya memilih tidak berkata saja Mengungkapkan juga bingung yang ada Diungkap dari mana dan bagaimana Yang diucap bukan sebenarnya yang dirasa Bagaimana diluapkan Jadi terbata tak teratur Tidak terucap pada intinya Sepertinya menjauh pada diri sendiri Pastikan titiknya dimulai di mana Karena kertas yang kosong jadi terlalu luas Tentukan dimana Titik itu berubah garis dan menjadi bentuk Lebih baik begitu daripada kertas kosong Pikirkan lagi Pikirkan bukan untuk alasan Pikirkan untuk memutuskan Buat tindakan pada fokus satu arah Fokuskan satu arah Daripada banyak cabang memakan waktu Tidak apa target itu harus tetap ada Tidak tau langkah yang dit...

CATATAN - DIA TIDAK AKAN JADI BIASA

Jika dia biasa, bukan hanya degup karena gugup Dia tidak biasa justru karena berhasil juga menenangkan gugup itu darimu Jika dia biasa, bukan hanya tentang khawatir manis Dia tidak biasa karena begitu marah melihatnya susah Jika dia biasa, bukan perhatian rutin membosankan Dia tidak biasa karena ada diskusi tentang kekhawatiran Dia..! tidak biasa Karena begitu.., bisa saja perdebatan terjadi Saat kondisi membahayakan ingin dijumpainya Bisa saja percakapan itu menjadi panjang karena kecemasan Dia tidak bisa dikatakan biasa Jika karenanya.., dirimu sulit menahan ingin berteriak Berteriak sekeras-kerasnya karena ingin menyemangati Akan muncul membela walau dia berkata malu Dan dia..! tidak akan jadi biasa Kalau dia juga yang berhasil menahan semua itu terjadi darimu Lalu bagaimana dia bisa jadi biasa Saat ada keweca karena kesalahannya Jika dia biasa akan lebih mudah memaafkannya Dia sangat berarti Besok karenanya lebih ingin melindungi Besok karenanya lebih ingin...

CATATAN - DIA TEMAN JUGA

Kapan tepatnya sulit dijawab Hingga kapan inginlah selama hidup Bagaimana caranya tidak ada panduan sama Dari tidak mengenal, tau nama Mungkin bertemu saat kecil, di masa lalu Mungkin bertemu saat dewasa, di hari ini Berawal teman atau sudah tertarik pertama kali Bagaimana rasanya Semua pada ceritanya masing-masing Sandaran, tatap, senyum, sentuh dan percaya Seperti dia bagian diri Dan diri ini ada padanya Seperti bersama dengan bagian diri lainnya Yang sepakat bersatu Teman yang akan paling setia menemani Teman yang bisa sangat disebali Tapi teman yang juga terus dirindu Teman yang mungkin ada bosan dengan ocehannya Tapi juga teman yang akan menerima seutuhnya Teman yang nantinya semakin terbiasa dengan kebiasaan Teman yang akan diajak bertengkar Tapi juga teman yang paling dibutuhkan Teman yang paling dicintai Selama hidup menjadi teman hidup Created by : Ismi

CATATAN - DILEWATI

Aku menemui kondisi Menelaah apa ini saatnya? Apa harus disini akhirnya Tidak bisa lagi menahan Dalam waktu dan sibuknya yang ku lihat Waktu untukku dengannya sudah selesai? Karena waktuku seperti akan habis Tidak ada lagi yang dibaginya Akan habis Aku menemui titik itu Entah itu terdorong gegabah atau buru-buru Karena.... Sebelum dikatakannya... Sudah lama aku juga menyadari Sudah terlalu sulit padanya Seperti apa yang tersisa hanya untuk mengulur waktu Aku menemui kejadian itu Coba buatnya mengatakan Apa yang sebenernya sudah terpikir olehku Karena.... Sudah sangat sulit baginya Entah yang sebenarnya karena apa, dia juga yang tau Yang ku cerna dari kejadian itu Alasan yang dapat ku terima untuk mundur Jika bagianku menyita prioritasnya Menghambat jalannya Akan menyusahkan baginya untuk mendapatkan garis impiannya Aku akan mundur disuatu tempat Dengan harap ada kata untuk menunggu, ada kalimat perbaiki dan dimulai kembali dari awal Walau... Sudah dikata...

CATATAN - LANGKAH SELANJUTNYA

Katakan saja tanpa niat buat terkesan Katakan saja yang biasa dilakukan Katakan saja seperti pada teman Lebih seperti itu yang diinginkan Agar saling mengenal bukan berekspektasi Jika belum yakin Jika masih ragu Jadi tidaklah perlu tergesa-gesa Memutuskan pada suatu hubungan Jika masih mencari-cari Karena belum yakin dan ragu Jalani selayaknya teman dengan niat baik Saat diawali dengan ketertarikan Jalani untuk meyakinkan Tidak perlu dulu pada suatu hubungan Tidaklah baik jika belum yakin Tidaklah baik berucap ini itu Yang nantinya membingungkan diri sendiri Jadilah bukan timbul beban Tapi menemukan keyakinan Jika yakin mau menerima dalam hidup Akan mengenal tanggungjawab Bukan tuntutan Porsiku adalah mendampingi Menaati sebagai kesetiaan Mendukung langkah kebaikan Menyemangati saat letih Menghibur saat muram Menyayangi sepenuh hati Senyum yang ku lihat adalah kekuatan Tugasku, tugas kami sebagai wanita juga banyak Tugasmu tugas kalian sebagai lelaki s...

CATATAN - MENATAP DIA

Aku melihatnya, menatap dia Yang saat itu masih ada di hadapanku Rasanya aku merasa tidak pernah cukup Itu bertambah lagi, saat aku menemukan pandangannya Pandangannya tidak benar-benar mengarah padaku Yang aku sadari setelah jarak nyata walau tidak terucap Jauh terasa walau sangat dekat Jadi situasi ini terjadi Seperti kebersamaan yang tidak pernah ku duga dengannya Permulaan ini berakhir juga jauh dari dugaan Namun apa yang dirasakan sulit menipu Aku ingin sekali cukup baginya kala itu Menahan redam satu persatu Justru memperburuk kala diri tak bisa menampung kembali Ingin melepasnya yang jelas ingin pergi Tapi justru tangan ingin menggenggamnya erat-erat Dan usahaku sudah tak mampu lagi menahannya Pernah kuputuskan menunggu Saat apa yang diinginkannya tergapai Berharap ia akan ingat untuk kembali Tapi mungkin bukan aku dalam tujuannya Sehingga apa yang kutunggu itu tidak lagi datang Kemudian aku mengerti Untuk berhenti Karena setelahnya aku juga tersadar S...

CATATAN - MENEMUI DIRI

Yaa..teriakan sekencang-kencangnya Tapi itu dipikiran saja Karena lagi-lagi tertahan Aku memilih meneriakkannya dengan tepat Malu juga tentu ada Iri pada yang merebut kebahagiaan Buat ingin mengeluarkan makian Hey..tapi tidak dilakukan kan Tidak..dan tidak akan Itupun bukan kebahagiaan lagi Hanya emosi sebentar Jika besok masih terganggu Dari kabar yang buat hati jengkel Setelah lima hingga sepuluh menit Aku bersyukur kembali Tersadar kembali kata 'merebut' yang dipakai Itu tidak pantas Baginya porsinya, tidak peduli saja Ternyata senyum mudah kembali lagi Ya begitu sajalah Aku sudah sangat memahami juga Kapasitas diri yang tidak main-main Aku memikirkan lagi banyak hal lain Bahagiaku adalah urusanku Untuk orang-orang yang ku sayangi Dan mereka yang berhati tulus berbagi Hanya terganggu orang lain saja Bukan masalah besar Jadi berjalan lagilah Senyum lagi saja Lakukan terus apa yang diinginkan Perlahan akan membawa Menemui diri sendiri Cre...

CATATAN - UNTUK KITA

Jadi keinget aja, bukan hanya kesengajaan Kenapa satu sama lain kita mengenal Dari pribadi yang masing-masing Mau untuk menyesuaikan Dari bicara sedikit saja, hingga banyak yang diceritakan Beberapa tahun itu, awalnya apa ada yang menyangka? Akan sangat membekas Pertemanan yang terbina Seperti kita lihat langit.. Ada cerah, mendung, berhujan, lalu.. Terjadi pelangi yang sangat indah Bila pernah saling terusik Karena sifat buruk, maafin yah Kita yakin maaf kita banyak untuk satu sama lain Bukan hanya kehendak kita, tapi pasti ada campur tanganNya Kenapa walaupun ada waktu berjarak Waktu kembali membawa dekat bertemu Ini bukan kuasa kita, tapi bersyukur sekali Hadiah indah salah satu yang diberikanNya Pertemanan.. Jadi seperti tidak bisa dijelaskan Terimakasih untuk hari-hari lalu Dan kita doakan untuk hari-hari ke depan Buruk baiknya, terkadang buat heran kita tetap memilih menjadi teman Walau tidak semua mudah mengucapkan Terimakasih kita tau ada hal baik yang ...

CATATAN - INI BUKAN JATUH PADA RASA

Rasanya ku mulai tau jatuh pada yang satu ini Segala senyum mengembang jadi sajian pembuka Saat mulai jatuh tapi tidak disadari Apa dan bagaimana setelahnya yang terjadi Mengapa jatuh pada rasa ini? Mengapa dimaknai kejadian yang sering melukai Karena betulkah resikonya besar dan dekat untuk terlukai Pastinya aku tidak ingin jatuh kembali. Mencintai dan merasakan mabuk dalam kesadaran diri Tapi bagaimana itu mudah terjadi? Karena saat datang bagai hujan Dengan jutaan air yang mudah buat gembira Tapi mungkin saja luput Atau mungkin mulai menyadari Dalam cinta ada juga proses pendewasaan Jadilah saat sudah merasa jatuh Dan sedang berusaha keluar ke permukaan baru Hari-hari yang telah dilewati Jadi masa pendewasaannya Saat rasa itu seperti akan datang kembali Keraguan yang menyambut Membuka pintu untuk siapa yang ada di baliknya Cinta yang ada padamu bukan yang dulu lagi Bukan jatuh untuk rasa lagi Tapi menjatuhkan dan mengalahkan keraguan Karena keyakinan didap...

CATATAN - MASING-MASING TAU (INGATAN BAIK)

Ada satu yang terikat Yang membekas tak hilang Ada kadang masih menggetarkan Walau mimpi, walau kenangan Baik tak baik yang lalu Karena tidak selalu baik Kesan dan angan yang terganti Seperti hanya berpindah, namun Yang disana tetap saja Sudah terlepaskan sudah dilewati Akan sepenuhnya hilang?? Akan tetap tinggal.. Di tempatnya, walau tidak berpenghuni sama Dalam ingatan baik itu yang dijaga Proses yang mengobati Dekap dengan kuat hati Hati ini ingatlah Walau senyum, walau tangis Ingatan baik yang dihargai Yang buruk nilai perbaiki Jika kesempatan ada Kembali pada ingatan baik Tinggalkan kesan yang lebih baik Tetap pada hubungan baik Pada jarak yang dipilih Agar jelas batas masing-masing Agar jelas saling menghargai Bagaimana yang terasa? Cukuplah satu sama lain yang tau sendiri Created by : Ismi

CATATAN - PERCAYA

Jangan bermain dengan kepercayaan Karena saat dirusak akan sakit rasanya Akan berbeda sudut pandang Jika dijalani, diperbaiki, tapi membekas Saat berucap percayai Yakinkanlah diri sendiri Apa betul ingin dipercaya? Ataukah itu hanya bagian upaya sesaat Yang terbawa suasana hati kala itu saja Karena terkadang mata ini buta Tidak melihat saat hati terlalu mendominasi Jadi tolonglah jangan bermain dalam meraih kepercayaan Karena itu seharusnya konsep tercipta lama Bahkan seperti tanpa batas waktu Bagiku tidak ada yang pernah benar-benar hilang Tapi ada yang berbeda pasti saja Yang berbeda itu ada dua hal Membawa senyum atau sedih Keputusan bersama atau sendiri Tapi tetap saja ada andil keduanya Saat aku mengambil waktu.. Untuk menjauh dan meyakinkan diri Apa saat itu yang berkata sudah benar-benar yakin? Janganlah jadikan kata, jika hati sendiri masih ragu Akan banyak ketidakjelasan dalam hubungan nantinya Apalagi perihal hati, terbaik yang akan diberikan Tapi...

CATATAN - DUNIANYA TIDAK LAGI SAMA

Dalam cerita itu perempuan berkata.. "Saat wanita melihat mimpi dengan mata terbuka, dunianya tidak lagi sama, dunianya telah berubah" Dalam hatinya saat bertemu harapan Yang dibawa dan datang padanya Yang ditemukan pada sosok yang ditatapnya Maka mimpi itu akan membawanya bersama sang sosok Kebahagiannya juga berasal dari kebahagiaanmu.. Senyumnya ada dari senyummu.. Eksistensi kehadirannya juga berarti karenamu Jangan melihat sebagai suatu kelemahan Atau adakah ketulusan lain dari penerimaan? Hingga bakti dalam kesetiaan Ini sama artinya adalah kekuatan besar Menyayangi sepenuh hatinya Baginya terimakasih tak akan pernah cukup Saat penerimaan itu ada diberikannya dunianya Dan itu terjadi tanpa syarat Tapi bakti, kasih, & kesetiaannya Created by : Ismi

CATATAN - NANTI TIDAK LAGI LIRIK ITU

Ada lagu yg tersampaikan untuk didengar Tentulah itu pilihannya untuk didengar Mungkin saja mewakili kata hatinya Dalam lirik itu.. Biarkan aku yang membuktikan Biarkan aku yang menunjukkan Cintaku adalah perjuangan Pertandingan hidup dan matiku Ku tak akan henti melakukan Sebelum semua kau sadari Tak pernah salah ku mencintamu, memujamu Asalkan kau lihat hatiku Itu lirik yg ku dengar Hanya lirik lagu saat itu saja Hanya..Mungkin mewakili kata hatinya Saat itu saja.. Karena ketika kesan yg tercipta berubah Preferensi darinya juga telah berubah Yang terjadi berarti sudah tidak sama Memang banyak hal yang akan berubah Bisa bertambah bisa berkurang Jadi..Hanya saat itu saja liriknya ingin terdengar Karena suasana hati bisa banyak berubah Suka, bersemangat, jatuh cinta, mengejar, menyesuaikan, jenuh, tidak bisa, pergi, kecewa Lalu ada suka, bersemangat, jatuh cinta, berjuang, mempertahankan, menyesuaikan terbiasa, cinta Yang ingin didengar pun akhirnya berubah...

CATATAN - AKAN TAU (SENYUM HANGAT SAJA)

Kayu yang telah meng-abu tetap diam disana Disana tanpa bicara dalam percik Selalu berupaya menghangatkan ruangan Dalam serpih kecil api kau lihat pergi Karena waktu setia berteman ke kanan Jika satu mungkin sulit ruang itu hangat Ada beberapa kayu lainnya Antara tembok bata bertemu Tetap menatap dalam warna menyala dan redup Sudah nyamankah di sana, ditempat duduknya sekarang Syukurlah..saat kayu meng-abu semakin habis Akan hilang tanpa beban lagi padanya Semua ingatannya dimana dia di sana Karena waktu setia berteman ke kanan Akan terhenti hingga terakhir hangat yang bisa diberikan Apapun pandangannya, bagaimanapun hal diputuskan seketika Memilih kemudian lagi seketika Lalu apa? lalu bagamana? Jadi ya sudahlah Sudahlah saja karena selain itu apa Saat keputusan, diri yang pilih Menyala karena semua kecewa, tidak sehat Atau lebih baik semakin berdamai saja Jauh lebih baik begitu karena membawa juga lebih banyak kebaikan Bagaimana menutup semuanya kali ini? Pe...

CATATAN - BELUM SAJA

Karena yakin dalam setiap doa Menahan, diam, atau mungkin terhenti Ketidaktahuan untuk apa.. Kondisi yang jauh diduga Sesaat ini..belum mengerti saja Memahaminya diwaktu yang tepat Saat itu sudahlah berarti siap Yang diingat, ingin ditemui, dengar suara, jumpa dan berbicara Setiap hari keinginan ada, sesaat ini.. Hanya karena belum saja Bertemu jawaban atau mengetahui jawaban yang bisa sudah ada Ceritakan padaNya..tidak ada keraguan Darinya semua berasal & kembali Khawatir akan menjadi tenang Tidak tau akan terjawab Hingga lengah doakan hilang Untuk menjadi lengah pada yg sesaat Yang telah ditetapkan, menjadi jalan terbaik Terbaik untuk dijaga dalam prasangka baik