Langsung ke konten utama

CATATAN - SENIORKU

Ku kenalkan dia padamu
Satu tahun selisih dariku
Dia Januari aku Februari
Dia 91 aku 92

Banyak senyum jika kau melihatnya
Bahkan masih dijumpai senyum
Jika kau menoleh padanya

Bukan di bawah pohon palem pertamanya
Sepertinya satu atau dua tahun sebelumnya
Saat masih merah putih baju
Di kelas yang sama belajar bahasa Inggris
Dia satu tingkat di atasku

Hampir tidak ingat jika tidak bertemu lagi
Saat itu tingkat satu putih biru
Setelah tau dia
Oh ternyata sudah ku kenal
Mungkin dia lupa
Tapi juga bisa ingat

Saling kenal karena temannya
Ada keisengan kecil darinya
Selalu tidak berlebihan
Kata darinya baik sopan
Sosoknya bersahabat dan cerdas

Pernah kira mungkin ada waktu untukku
Hanya berteman namun mengesankan
Dia ada yang lain
Aku juga memilih yang lain
Hanya pilihan anak tingkat tujuh & delapan
Yang punya memorinya sendiri

Kami saling mengenal
Kami juga pernah berteman
Dia senior yang baik

Bertemu lagi di putih abu-abu
Masih sama kagumku ada
Masih sama sukanya
Makin cerdas dan tetap murah senyum
Namun tidak sedekat sebelumnya

Pernah di siang berani temui
Minta bantuan fisika
Itu salah satu yang menonjol darinya
Kalau diingat lagi lucu dan konyol
Dorong mendorong untuk bicara
Akhirnya aku bicara juga

Sapa terakhirnya di hari perpisahan
Dia di terima di kampus pertanian
Setahun kemudian aku juga di sana
Beda strata beda alamat

Terakhir saat masih berseragam
Pernah menunggunya di dalam angkutan
Mungkin dia dengan motornya lewat
Walau hanya punggung terlihat
Tapi sering ditunggu

Tersenyum diingat-ingat lagi
Terakhir saat ingin mulai dengan lainnya
Aku bilang tolong dapat bertemu
Entah bagaimana tapi mungkin waktunya
Setelah hampir tiga tahun lihat lagi
Pekan kreativitas mahasiswa
Dia mungkin tidak melihat
Tapi aku iya
Tidak ada saling sapa
Hanya aku senang saja

Sejak itu tidak pernah lagi jumpa
Di saat banyak kisah SMA
Sudah senang saja jika dikenang-kenang
Ku dengar sudah temukan teman hidup
Dia baik pasti dapat yang baik
Dia seniorku yang baik


Created by: Ismi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita