Langsung ke konten utama

CATATAN - PILIHAN CERITA & FILM

Aku benar-benar sedang kesal
Ya benar ingin sekali berteriak
Saking kesalnya...
Aku tidak suka. Tidak suka
Pada akhir setelah membaca berhalaman-halaman
Membaca buku demi buku
Menonton setelah berepisode-episode
Senang, gemas, khawatir, kesal
Tapi menemui akhir yang sedih
Dua tokoh yang tidak bersatu
Seperti dikembalikan pada realita

Aku menikmati cerita
Mencari di luar dari realita
Tapi ya cerita juga berdasarkan yang nyata
Ini seperti satu lagi pembelajaran
Tentang penerimaan
Tentang yang lebih nyata mereka
Tapi tetap aku kecewa akhir cerita begitu

Bukannya penulis punya kendali disana
Kenapa mengakhirinya seperti itu
Ini memang dikembalikan lagi ke realita
Yang nyata bisa diceritakan

Seperti aku sering menolak film horor
Bukan karena ketakutan mendasari
Tapi benar-benar tidak ingin
Menonton yang menakut-nakuti
Merasa was-was dan diawasi
Maksudku itu film yang bisa kupilih
Kamu juga sama bisa memilih filmmu
Aku tidak suka film horor
Film yang kucari bisa membuatku senang
Itu kan film itu bukan tentang realita kita
Itu kan film yang sehabis dilihat ingin merasa refresh
Ini hanya pilihanku
Bisa beda denganmu
Ini hanya sekedar catatan
Untuk pilihanku pada cerita & film


Created by: Ismi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita