Langsung ke konten utama

CATATAN - BERKATA SUDAH MEMAAFKAN

Mungkin saja kata-kata
Bisa saja dari sikap
Atau tatapan yang di lakukan
Buat orang lain tidak suka
Buat orang lain marah
Tanpa sadar atau sengaja
Bisa saja

Maaf tidak juga
Berkata sudah memaafkan
Hati belum tuntas
Sudah mampu berkata maaf
Hati belum menerima

Lebih baik tidak bertemu saja
Hari berlalu
Hampir satu tahun ini
Lebih baik tidak bertemu
Jika memang begitu
Aku sudah merasa nyaman
Nyaman tanpa terusik ingatan
Semua ingatan yang muncul saat melihat langsung

Situasi itu
Meminta waktu meminta waktu
Memohon waktu memohon waktu
Berharap mengharap
Apa kata-kata ku?
Apa sikapku?
Apa tatapanku?
Apa berpikir juga?
Bagaimana kata-katamu?
Bagaimana sikapmu?
Bagaimana tatapanmu?

Sampai begitu sulit diungkapkan
Menunda-nunda pilihanmu
Keinginan itu...
Yang terbata dan tertahan
Buat bingung buat gelisah
Buat takut

Nyatanya dialami juga?
Katanya ini biasa di anak muda
Biasanya bagaimana
Saat hancur itu biasa?
Hancur yang kala itu saja

Sudah memaafkan dan juga meminta maaf
Terkadang tidak hanya maaf
Sehingga baiknya tidak bertemu

Kalimatnya...menepuk pundak
Jika dia suka dia akan datang
Jika dia tepat dia akan yakin
Jika dia sayang akan menuju
Jika dia tidak ingin tinggal
Pikirkan juga dirimu
Dirimu saat itu
Kebaikan untuk dirimu saat itu dan nanti

Created by: Ismi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita