Langsung ke konten utama

CATATAN - UNTUK KITA

Jadi keinget aja, bukan hanya kesengajaan
Kenapa satu sama lain kita mengenal
Dari pribadi yang masing-masing
Mau untuk menyesuaikan
Dari bicara sedikit saja, hingga banyak yang diceritakan
Beberapa tahun itu, awalnya apa ada yang menyangka?
Akan sangat membekas
Pertemanan yang terbina
Seperti kita lihat langit..
Ada cerah, mendung, berhujan, lalu..
Terjadi pelangi yang sangat indah
Bila pernah saling terusik
Karena sifat buruk, maafin yah
Kita yakin maaf kita banyak untuk satu sama lain
Bukan hanya kehendak kita, tapi pasti ada campur tanganNya
Kenapa walaupun ada waktu berjarak
Waktu kembali membawa dekat bertemu
Ini bukan kuasa kita, tapi bersyukur sekali
Hadiah indah salah satu yang diberikanNya
Pertemanan..
Jadi seperti tidak bisa dijelaskan
Terimakasih untuk hari-hari lalu
Dan kita doakan untuk hari-hari ke depan
Buruk baiknya, terkadang buat heran kita tetap memilih menjadi teman
Walau tidak semua mudah mengucapkan
Terimakasih kita tau ada hal baik yang ingin terus kita jaga
Pertemanan...
Saat merasa benar-benar sendiri
Saat tidak ada yang menegur
Saat merasa sangat lelah tidak bisa diutarakan
Saat ingin menyerah
Saat pernah bertanya dalam hati, kemana teman-teman ini
Kita selalu mengingat, tidak bicara bukan berarti tidak mengingat
Tidak bertemu bukan berarti tidak ada rindu
Yaa..jadi keinget aja
Rangkul hangat, doa baik, tim pendukung untuk kita satu sama lain
Doa dimana masing-masing sekarang
Doa itu pasti sudah didengarNya
Salam hangat penuh semangat
Lupa kelanjutannya apa
Semangattt teman-teman
Kadang memang sulit, tapi bangga punya kalian
Jadi ayo mulai berbangga diri untuk menghargai diri sendiri
Love you guys...sarangae...big big hug

😘🙆💓💕

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita