Langsung ke konten utama

CATATAN - SEMOGA TIDAK BERTEMU

Mohon diingat saat inisiatif datang
Dari lamanya pintaku berujar
Dari kondisi lalu hingga berlalu
Hingga hari ini sebetulnya harapku
Tidak ada lagi bertemu
Tapi mohon hati-hati apabila bertemu

Menemuiku lagi..
Bukan menemuiku yang hari lalu
Sikap atau perasaanku dulu
Tidak ingin lagi penjelasan
Tidak ingin lagi jawaban
Tidak usah aku sudah punya semua
Bagiku jelas dan terjawab
Setelah coba tersangka diriku sendiri
Setelah sadar ucap dulu itu bagiku alasan

Benar jika dirimu akan memilih
Tidak lagi berkata-kata untuk meringankan
Tidak perlu ada basa basi
Membosankan dan menjengkelkan
Tidak usah pura-pura
Sudah terlihat jelas dari waktu ke waktu
Itu malah buatku kesal

Aku katakan dan mohon diingat
Ada batas yang jangan dilewati
Perkataan singkat bisa jauh melewati
Jangan berkomentar lewati batas
Dirimu!
bukan orang yg tau apa yg ku alami saat itu
Dirimu!
bukan orang yang ada untukku saat itu
Kamu mengerti batasnya dimana?
Jangan berkomentar dengan mudahnya
Dengan kata yang kamu anggap santai
Kata-kata itu sudah jauh lewati batas
Diam saja dan lakukan porsi sendiri
Aku tidak ingin mengusik
Jadi jangan juga mengusik

Dan buatku bukan entah
Tapi kemungkinan besarnya akan begini
Aku senang aku
Aku nyaman aku
Aku berdoa aku dan yang kelak
Aku berdoa aku hari ini

Harapkan jadilah sebaiknya
Tidak lagi ada urusan
Semoga tidak lagi bersinggungan
Semoga tidak ada hubungan
Sekalipun itu teman
Cukuplah teman yang hanya pernah dikenal saja
Semakin jauh itu jauh sangat baik
Karena..aku jadi tidak ingin
Ada ketidaksengajaan sekalipun terjadi
Walau pernah ada pinta
Aku tidak ingin
Karena menurutku bukan sesuatu
Yang punya artinya lagi
Tidak berarti


Created by: Ismi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita