Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

CATATAN - TANPA NAMA

Pada nama yang belum ku sebut Mata yang belum ku tatap Suara yang belum ku dengar Langkah yang belum beriringan Pribadi yang belum ku tau siapa Bisa jadi dekat atau belum dekat Bisa jadi pernah atau belum pernah Bisa juga di kemarin, hari ini, atau besok Pada pinta yang belum sampai di telinga Yakin yang belum menyentuh hati dan ikatan yang belum nampak sekarang Aku sebut tanpa nama saat ini Sudahkah sama-sama mencari? Sudahkah berjalan di satu garis temu? Aku tidak tau Berdoalah untuk di kabulkan Sebuah nama yang belum ku sebut Miliki satu hati yang nanti saling terpaut Created by: Ismi

CATATAN - KERAMAHAN

Bertemu sebidang keramahan dalam sendu Ucapnya bersih hatinya rapuh bermimpi Nampak luas tatapnya hanya berani lihat dalam ijin Terlihat cepat namun nuraninya ragu melambat Kontras dibalik kelopak cerah pucat warnanya Sedikit tanah kering antara rumput liar Dia menangis dan menangis bertanya Suaranya tidak terdengar terbungkam Dimana daun keberuntungan? Tidak ada Semakin datang sinar menembus tirai Dimana sebidang keramahan itu? Ada namun seperti tidak pernah ada Masih sama tidak ada jalan Untuk jembatan mempertemukan Bukan tentang beda Karena hal yang tidak akan bisa ditebus apapun Sepasang pundak dalam kerendahan hati Tidak pernah ditemui lagi mirip dengannya Birunya seperti lautan jernih Berawan melindungi dari terik Darimu tertulis ini Apa yang belum tersampaikan Apa yang terbungkam Apa yang pernah dicari Tempat diwaktu mana saat ini Kemungkinannya ada Walau sudah bertahun-tahun Kita saling mengingat Created by: Ismi

CATATAN - JARAK SENDIRI

Ada kalanya diri akan begitu Sendiri walau ada yang terdekat Kesendirian yang jadi waktu Antara diri dan Maha Pencipta Ada kalanya memang seperti itu Sama halnya hari ini kau sibuk Besok dia atau merekapun sibuk Waktu sendiri menjumpai Jarak itu memang sewaktu ada Siapa walau jauh selalu ada? Tidak ada..hanya Dia Maha Pengasih yang selalu ada Ada kalanya memang seperti itu dia dan mereka yang kau lihat tidak ada Karena begitu hidupku hidupmu Menurutku dalam kebersamaan juga Dengan orang lain juga ada Jarak itu jauh dekat Menemui diri pada suatu waktu Ya biarkanlah memang begitu Hanya ya aku ingin membiarkannya Seperti beberapa yang lalu Seperti saat ini atau tidak tau Membiarkan jarak yang ada Created by: Ismi

CATATAN - CAHAYA

Bagian kecil yang lebih kecil Keterbatasan bisa karena keras hati Air hujan itu dari mana? Bukan hanya laut kan jawabannya Pikiran ini batasnya dimana? Sebatas hatilah yang meninggi Hingga meredup cahayanya Semesta apa yang disebut Apa kata selain lebih? Semesta ini luasnya yang bagai debu Apa yang lebih besar dari semesta Mampukah aku merenunginya? Ya Rabb Maha Besar Ya Rabb Maha Melihat Ya Rabb Maha Mendengar Terangi hati, ku mohon cahaya Aku berdiskusi diri Kau mudahkan sejak ku menangis pertama Aku dengar adzan Menerima bukan dari pendahulu semata Di hari pertama hingga akhir Semua pilihan yang harus ku putuskan Kebenaran dariMu Islam yang ku pilih Semoga kejauhanku dapat mendekat Semoga cahaya itu ada dihatiku Membawaku pada kebenaran Aamiin

CATATAN - SUDUT

Aku mendengar ini, orang itu berkata Aku (dia) telah melihat banyak Terlalu banyak hingga aku ingin berhenti Akhirnya aku memilih keluar Yang dia ingin sampaikan.. "Jika sudut itu membuatmu sangat jenuh Bukan.., sudut itu membuatmu gelap dan mengeraskan hatimu..pindahlah!" "Aku merasa telah melihat banyak, naif ternyata. Aku sebetulnya belum melihat apa-apa. Aku menemukan hal penting pada perjalanan dan tempat-tempat di sudut lainnya," katanya. "Maksudku adalah, jika semua pikiranmu hanya mengakar pada rasional cara pandang, kamu merasa pincang. Hatimu berproses pada kebekuan. Sudut itu membuat sepi padahal banyak orang." "Keasingan bagimu, justru di tempat yang sering kamu temui. Kenapa? Apa rasionalisme dirimu bisa menjawabnya?" Dalam segala macam kecanggihan Dia kembali berkata.. "Gedung setinggi apapun juga akan roboh. Jika tidak ada rasa manusia di dalamnya. Pesawat berpilot itu bisa celaka tanpa ada peduli bukan hanya...

CATATAN - KUTUB UTARA & SELATAN

Aku belum tahu Bagaimana hilangkan gugupku saat cinta Aku juga masih tidak tahu Arti niat terbungkus kata hatinya Coba kumulai dengan ini Kediaman jadi teman yang tidak ku undang Padahal disaat yang bersamaan Aku banyak bicara dalam hati Berharap jika tidak telinga hatinya dengar Menurutmu bodoh? Iya Aku tidak bisa menahan lekuk senangku Lebih dari bergadang semalaman Aku masih memikirkan kejutan untuknya Mungkin sesuai rencana? Atau tidak Belajar entah dari mana Tepatnya ini seperti pola yang acak Tidak ada kejelasan halaman Mungkin sedang belajar Atau belajar sekaligus praktek Memahami adalah Tidak bisa akhirnya Coba memahami itu yang terjadi Air hari ini berbeda dengan bulan depan Dibalik rumit dua sisi yang sepasang Barat masih dibarat Perubahan erat pada waktu Apa yang ingin berganti Lebih baik tetaplah dua sisi Justru karena itu bisa bertemu Magnet Kutub Utara dan Kutub Selatan Pria dan wanita Jika kesempatan didetik dan fajar Suatu ketika ak...

CATATAN - MUSIM PERALIHAN

Langit musim peralihan menyapa di antara angin lewati pundak Aku berjalan perlahan Tunggu daun kering terlepas dari tangkai Mereka itu juga menciptakan kisahnya Untukku hanya sesaat lagi firasat Hati ini nyaman di tempatnya Serbuk bunga tidak jatuh di sembarang Takdirnya menjadi indah dia berada Bagiku indahnya juga datang di waktunya Menggapai tangan terbuka, setelah... tersilang dan terkepal lama merunduk Bukan hanya singkat ucapan Keseluruhan padanya Menghilangkan pikat atau kagum Keseluruhan di dirinya Bawa kesediaan terpaut salah satunya Kesanggupan hati berkata Ya tepatnya Langit musim peralihan belum mau pulang Ingin menemani sepasang hati mungkin Senyum ini lebih ingin.. dirasakan dalam hati Dia bukan kesempurnaan menyilaukan Dia cuma payung untuk gerimis hujan Secangkir teh di antara kabut Embun temani pagi Pintu yang terbuka untukku Jadi pengisi hati Aku berjalan dekatnya Kami lewati rerumputan mengering Berpamitan pada langit berwarna kuning ...