Aku ingat sendal itu
Warna bajumu dan jins kau kenakan
Menyapaku setelah memberi salam
Aku ingat hari apa itu
Di ujung gang berjajar
Di jarak antara rumah begitu dekat
Rodanya tiga berpengayuh
Pakai topi petani khas identik
Sudah lama.. ada untuk dua orang duduk
Keinginan berdua lewati kota
Menaiki becak dengan suara pengamen jalan
Ingat semangkok sekoteng pinggir jalan
Di sana.. di sana kau mengarahkan
Di sini beberapa bintang masih terlihat
Bau sate di mana-mana
Tunggu sebentar lagi sampai
Kau pegang tanganku untuk menopang
Di lesehan orang-orang berkumpul
Di antara mereka kami ada
Tapi seperti miliki tempat istimewa berdua
Memanjakan perut lapar
Memenuhi rindu orang kota pulang
Yang dilewati hanya rumah-rumah
Kantor dari bangunan tua
Indah dan nyamannya
Rangkulan jelaskan masa kecil di sana
Mendengarkannya seperti berada dalam cerita
Mengenal lagi potongan-potongan ingatannya
Kami bilang nanti biar impas
Hari ini kotaku esok kotamu
Created by: Ismi
Warna bajumu dan jins kau kenakan
Menyapaku setelah memberi salam
Aku ingat hari apa itu
Di ujung gang berjajar
Di jarak antara rumah begitu dekat
Rodanya tiga berpengayuh
Pakai topi petani khas identik
Sudah lama.. ada untuk dua orang duduk
Keinginan berdua lewati kota
Menaiki becak dengan suara pengamen jalan
Ingat semangkok sekoteng pinggir jalan
Di sana.. di sana kau mengarahkan
Di sini beberapa bintang masih terlihat
Bau sate di mana-mana
Tunggu sebentar lagi sampai
Kau pegang tanganku untuk menopang
Di lesehan orang-orang berkumpul
Di antara mereka kami ada
Tapi seperti miliki tempat istimewa berdua
Memanjakan perut lapar
Memenuhi rindu orang kota pulang
Yang dilewati hanya rumah-rumah
Kantor dari bangunan tua
Indah dan nyamannya
Rangkulan jelaskan masa kecil di sana
Mendengarkannya seperti berada dalam cerita
Mengenal lagi potongan-potongan ingatannya
Kami bilang nanti biar impas
Hari ini kotaku esok kotamu
Created by: Ismi
Komentar
Posting Komentar