Pernah ketidaknyamanan itu banyak hadir
Yang jadi pekerjaan, yang rutin dilakukan
Rutinitas...
Dua tiga empat dan lebih yang berulang
Pengulangan di waktu temu waktu
Di rutinitas itu pernah sangat dirasakan
Tidak nyaman timbul lebih gelisah
Diisyaratkan tanda jenuh berangsur
Yang dikatakan tidak bermakna
Seperti jadinya memilih tidak berkata saja
Mengungkapkan juga bingung yang ada
Diungkap dari mana dan bagaimana
Yang diucap bukan sebenarnya yang dirasa
Bagaimana diluapkan
Jadi terbata tak teratur
Tidak terucap pada intinya
Sepertinya menjauh pada diri sendiri
Pastikan titiknya dimulai di mana
Karena kertas yang kosong jadi terlalu luas
Tentukan dimana
Titik itu berubah garis dan menjadi bentuk
Lebih baik begitu daripada kertas kosong
Pikirkan lagi
Pikirkan bukan untuk alasan
Pikirkan untuk memutuskan
Buat tindakan pada fokus satu arah
Fokuskan satu arah
Daripada banyak cabang memakan waktu
Tidak apa target itu harus tetap ada
Tidak tau langkah yang dituju itu mengerikan
Karena nantinya hidup juga berakhir dengan tujuan
Targetkan sebagai acuan
Sebagai evaluasi dan perbaikan
Di masa yang mana berkata kerja tanpa kerja
Itu juga menyeram
Pada akhir kata ikhlas menjadi adil
Karena ikhlas setelah ditemani tindakan
Tidak mencurangi dengan berdiam diri saja
Hingga kapan waktu terbuang sia-sia
Tegaskan saat semakin melemah
Ikhlas menjadi adil di sana
Created by: Ismi
Yang jadi pekerjaan, yang rutin dilakukan
Rutinitas...
Dua tiga empat dan lebih yang berulang
Pengulangan di waktu temu waktu
Di rutinitas itu pernah sangat dirasakan
Tidak nyaman timbul lebih gelisah
Diisyaratkan tanda jenuh berangsur
Yang dikatakan tidak bermakna
Seperti jadinya memilih tidak berkata saja
Mengungkapkan juga bingung yang ada
Diungkap dari mana dan bagaimana
Yang diucap bukan sebenarnya yang dirasa
Bagaimana diluapkan
Jadi terbata tak teratur
Tidak terucap pada intinya
Sepertinya menjauh pada diri sendiri
Pastikan titiknya dimulai di mana
Karena kertas yang kosong jadi terlalu luas
Tentukan dimana
Titik itu berubah garis dan menjadi bentuk
Lebih baik begitu daripada kertas kosong
Pikirkan lagi
Pikirkan bukan untuk alasan
Pikirkan untuk memutuskan
Buat tindakan pada fokus satu arah
Fokuskan satu arah
Daripada banyak cabang memakan waktu
Tidak apa target itu harus tetap ada
Tidak tau langkah yang dituju itu mengerikan
Karena nantinya hidup juga berakhir dengan tujuan
Targetkan sebagai acuan
Sebagai evaluasi dan perbaikan
Di masa yang mana berkata kerja tanpa kerja
Itu juga menyeram
Pada akhir kata ikhlas menjadi adil
Karena ikhlas setelah ditemani tindakan
Tidak mencurangi dengan berdiam diri saja
Hingga kapan waktu terbuang sia-sia
Tegaskan saat semakin melemah
Ikhlas menjadi adil di sana
Created by: Ismi
Komentar
Posting Komentar