Aku menemui kondisi
Menelaah apa ini saatnya?
Apa harus disini akhirnya
Tidak bisa lagi menahan
Dalam waktu dan sibuknya yang ku lihat
Waktu untukku dengannya sudah selesai?
Karena waktuku seperti akan habis
Tidak ada lagi yang dibaginya
Akan habis
Aku menemui titik itu
Entah itu terdorong gegabah atau buru-buru
Karena....
Sebelum dikatakannya...
Sudah lama aku juga menyadari
Sudah terlalu sulit padanya
Seperti apa yang tersisa hanya untuk mengulur waktu
Aku menemui kejadian itu
Coba buatnya mengatakan
Apa yang sebenernya sudah terpikir olehku
Karena....
Sudah sangat sulit baginya
Entah yang sebenarnya karena apa, dia juga yang tau
Yang ku cerna dari kejadian itu
Alasan yang dapat ku terima untuk mundur
Jika bagianku menyita prioritasnya
Menghambat jalannya
Akan menyusahkan baginya untuk mendapatkan garis impiannya
Aku akan mundur disuatu tempat
Dengan harap ada kata untuk menunggu, ada kalimat perbaiki dan dimulai kembali dari awal
Walau...
Sudah dikatakan padanya, tidak ada keberatan padaku
Menerima situasinya
Tapi...itu tidak cukup
Mungkin itu menjadikannya tidak nyaman
Bagi kami itu bukan sikap ingin dipuji
Bukan sikap memberi amal jasa
Memang seperti itu akan dilakukan
Menguji batas kemampuan apa yang bisa diberikan
Bahkan berusaha menambah batas kemampuan itu
Sebagai yang memiliki peran dibelakang layar
Membuatnya lebih mampu, membuatnya menemukan senyum
Jika sudah hati yang berperan
Akan seperti itu juga yang kami lakukan
Namun saat setelahnya yang diketahui menambah kekecewaan
Karena saat aku mundur ada pilihan lain disana
Alasan apa yang bisa diterima
Seperti mengalah jadinya untuk apa
Tapi...yang terjadi sudah dilakukan
Kembali lagi ke waktu yang mana
Perbaiki apa
Sudahlah..dia bukan sisi antagonis
Dia bagian yang harus dijalani
Saat menemukan salah satu titik balik
Di setiap kejadian
Diri juga menemukan waktu dimana
Ternyata ini juga sudah cukup berhasil dilewati
Kejadiannya sudah berhasil dilewati
Created by : Ismi
Menelaah apa ini saatnya?
Apa harus disini akhirnya
Tidak bisa lagi menahan
Dalam waktu dan sibuknya yang ku lihat
Waktu untukku dengannya sudah selesai?
Karena waktuku seperti akan habis
Tidak ada lagi yang dibaginya
Akan habis
Aku menemui titik itu
Entah itu terdorong gegabah atau buru-buru
Karena....
Sebelum dikatakannya...
Sudah lama aku juga menyadari
Sudah terlalu sulit padanya
Seperti apa yang tersisa hanya untuk mengulur waktu
Aku menemui kejadian itu
Coba buatnya mengatakan
Apa yang sebenernya sudah terpikir olehku
Karena....
Sudah sangat sulit baginya
Entah yang sebenarnya karena apa, dia juga yang tau
Yang ku cerna dari kejadian itu
Alasan yang dapat ku terima untuk mundur
Jika bagianku menyita prioritasnya
Menghambat jalannya
Akan menyusahkan baginya untuk mendapatkan garis impiannya
Aku akan mundur disuatu tempat
Dengan harap ada kata untuk menunggu, ada kalimat perbaiki dan dimulai kembali dari awal
Walau...
Sudah dikatakan padanya, tidak ada keberatan padaku
Menerima situasinya
Tapi...itu tidak cukup
Mungkin itu menjadikannya tidak nyaman
Bagi kami itu bukan sikap ingin dipuji
Bukan sikap memberi amal jasa
Memang seperti itu akan dilakukan
Menguji batas kemampuan apa yang bisa diberikan
Bahkan berusaha menambah batas kemampuan itu
Sebagai yang memiliki peran dibelakang layar
Membuatnya lebih mampu, membuatnya menemukan senyum
Jika sudah hati yang berperan
Akan seperti itu juga yang kami lakukan
Namun saat setelahnya yang diketahui menambah kekecewaan
Karena saat aku mundur ada pilihan lain disana
Alasan apa yang bisa diterima
Seperti mengalah jadinya untuk apa
Tapi...yang terjadi sudah dilakukan
Kembali lagi ke waktu yang mana
Perbaiki apa
Sudahlah..dia bukan sisi antagonis
Dia bagian yang harus dijalani
Saat menemukan salah satu titik balik
Di setiap kejadian
Diri juga menemukan waktu dimana
Ternyata ini juga sudah cukup berhasil dilewati
Kejadiannya sudah berhasil dilewati
Created by : Ismi
Komentar
Posting Komentar