Langsung ke konten utama

CATATAN - DILEWATI

Aku menemui kondisi
Menelaah apa ini saatnya?
Apa harus disini akhirnya
Tidak bisa lagi menahan
Dalam waktu dan sibuknya yang ku lihat
Waktu untukku dengannya sudah selesai?
Karena waktuku seperti akan habis
Tidak ada lagi yang dibaginya
Akan habis

Aku menemui titik itu
Entah itu terdorong gegabah atau buru-buru
Karena....
Sebelum dikatakannya...
Sudah lama aku juga menyadari
Sudah terlalu sulit padanya
Seperti apa yang tersisa hanya untuk mengulur waktu

Aku menemui kejadian itu
Coba buatnya mengatakan
Apa yang sebenernya sudah terpikir olehku
Karena....
Sudah sangat sulit baginya
Entah yang sebenarnya karena apa, dia juga yang tau
Yang ku cerna dari kejadian itu
Alasan yang dapat ku terima untuk mundur
Jika bagianku menyita prioritasnya
Menghambat jalannya
Akan menyusahkan baginya untuk mendapatkan garis impiannya
Aku akan mundur disuatu tempat
Dengan harap ada kata untuk menunggu, ada kalimat perbaiki dan dimulai kembali dari awal
Walau...
Sudah dikatakan padanya, tidak ada keberatan padaku
Menerima situasinya
Tapi...itu tidak cukup
Mungkin itu menjadikannya tidak nyaman
Bagi kami itu bukan sikap ingin dipuji
Bukan sikap memberi amal jasa
Memang seperti itu akan dilakukan
Menguji batas kemampuan apa yang bisa diberikan
Bahkan berusaha menambah batas kemampuan itu
Sebagai yang memiliki peran dibelakang layar
Membuatnya lebih mampu, membuatnya menemukan senyum
Jika sudah hati yang berperan
Akan seperti itu juga yang kami lakukan

Namun saat setelahnya yang diketahui menambah kekecewaan
Karena saat aku mundur ada pilihan lain disana
Alasan apa yang bisa diterima
Seperti mengalah jadinya untuk apa

Tapi...yang terjadi sudah dilakukan
Kembali lagi ke waktu yang mana
Perbaiki apa
Sudahlah..dia bukan sisi antagonis
Dia bagian yang harus dijalani

Saat menemukan salah satu titik balik
Di setiap kejadian
Diri juga menemukan waktu dimana
Ternyata ini juga sudah cukup berhasil dilewati
Kejadiannya sudah berhasil dilewati


Created by : Ismi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita