Ada yang ingin ingin ingin sekali
Aku lakukan...
Seperti permen besar di antara berjuta
Seperti awan yang kulihat
Bagai kembang gula
Seperti itu tentang apa yang kuingin ini
Kala kita sampai di pantai
Deburan ombak jadi intro tak tertandingi
Angin melakukan harmonisasi
Telapak kaki menyapa pasir
Bertelanjang kaki di bawah langit
Raihlah tanganku sebelum nada lainnya
Kita berdansa tanpa ketuk instruksi
Hanya berdansa ikuti hati
Kala kita sampai di suatu bukit
Fajar terbitkan bauran sinar bagi diri
Atas helaian daun masih basah
Bahkan bulan belum ucapkan salam jumpa
Kicauan burung jadi lagu pembuka
Raihlah tanganku sebelum nada lainnya
Kita berdansa tanpa dasi jas dan gaun
Hanya berdansa apa adanya
Kala kita ada di lapang yang hijau
Tak ada selain gunung dan pepohonan
Layang-layang lebih indah
dari lampu kristal
Senda gurau bocah jadi musik canda
Raihlah tanganku sebelum nada lainnya
Kita berdansa tanpa hias mengkilau
Kita berdansa temani matahari di sana
Banyak waktu mudah buat lupa
Lebih banyak lagi mata hati tertutup
Waktu mengesankan ini
Mana boleh dilewati sendu
Raihlah tanganku, kita berdansa
Dengan hati yang dipenuhi
Syukur dan suka cita
Created by: Ismi
Aku lakukan...
Seperti permen besar di antara berjuta
Seperti awan yang kulihat
Bagai kembang gula
Seperti itu tentang apa yang kuingin ini
Kala kita sampai di pantai
Deburan ombak jadi intro tak tertandingi
Angin melakukan harmonisasi
Telapak kaki menyapa pasir
Bertelanjang kaki di bawah langit
Raihlah tanganku sebelum nada lainnya
Kita berdansa tanpa ketuk instruksi
Hanya berdansa ikuti hati
Kala kita sampai di suatu bukit
Fajar terbitkan bauran sinar bagi diri
Atas helaian daun masih basah
Bahkan bulan belum ucapkan salam jumpa
Kicauan burung jadi lagu pembuka
Raihlah tanganku sebelum nada lainnya
Kita berdansa tanpa dasi jas dan gaun
Hanya berdansa apa adanya
Kala kita ada di lapang yang hijau
Tak ada selain gunung dan pepohonan
Layang-layang lebih indah
dari lampu kristal
Senda gurau bocah jadi musik canda
Raihlah tanganku sebelum nada lainnya
Kita berdansa tanpa hias mengkilau
Kita berdansa temani matahari di sana
Banyak waktu mudah buat lupa
Lebih banyak lagi mata hati tertutup
Waktu mengesankan ini
Mana boleh dilewati sendu
Raihlah tanganku, kita berdansa
Dengan hati yang dipenuhi
Syukur dan suka cita
Created by: Ismi
Komentar
Posting Komentar