Langsung ke konten utama

CATATAN - TEMAN-TEMAN INI

Ada raut menampakkan kejenuhan luar biasa
Ada sepasang mata tidak berani menatap lama
menutupi rasa takut yang besar dalam dirinya

Saat dinding dan tembok tidak nyata
Semakin menyempitkan ruang gerak
Saat semua cemooh dan kanan kiri menekan keberanian
dan menahan untuk tetap diam

Semua marah yang jadi geraman dan keluhan
Mengeluarkan pendapat sinis pada hidup yang ini & itu
Pernah lebih jauh dialami lagi?

Hari-hari coba berfikir lagi
Bersikap seperti ini pada yang ini, atau
seperti itu pada yang ini
Terlalu banyak ini dan itu, terlalu banyak!!

Di antaranya masih ada 'sudahlah asalkan dilihat'
Hidup penuh kesenangan, senang dan senang
Tapi di hari yang sama bisa saja tangis menjadi-jadi
Biar hanya cermin esok pagi yang tahu
Baikkah kalau begitu??

Kemudian laju bisa menjadi berputar
Jika sebuah partikel ingin meledak saja, meledak!
Untuk marah juga tidak ada kata mewakili
Jadi pergi ke sana..sini, yang perginyapun kemana?
Karena pergi kemanapun tidak akan bermakna
untuk mencari kesenangan atau pelarian diri saja

Tapi tidak selamaya gelap
Tidak selamanya hujan, angin..badai
Tidak selamanya lupa dan amnesia
Yang Maha Menyayangi memberi tiada henti
Udara tenang...untuk dihirup
banyak..banyak..banyak..banyak sekali
kasih sayang, kenikmatan, pembelajaran

Di USIA, bukan tentang berapanya
Ingin melihat banyak keindahan
dan Tuhan juga tahu, teman-teman ini...
adalah yang mengucap syukur pada keindahanMu
Yang mengalami jatuh, jatuh lagi..dijatuhkan
tapi tetap ingin membahagiakan orang-orang yang disayanginya
Yang pernah ingin menyerah tapi diingatkan kembali
Yang ingin membangun kenyamanan di rumah-rumah asalnya
Senyum-senyum di setiap keluarganya

Ingin teman ini pergi ke setiap penjuru negerinya dilahirkan
Ingin teman ini terbang jauh ke penjuru negeri lainnya
Matanya ingin melihat banyak
Jiwanya ingin belajar lebih banyak
Kakinya ingin melangkah lebih jauh

Teman ini yang niatnya mendewasakan diri hari ke hari
Yang sudah dan akan memulai hidup dengan teman hidup 'cintanya'

Dan teman ini juga ada yang sedang membangun usahanya
Mimpi-mimpi besar menjadi seorang pribadi
Kekuatan-kekuatannya untuk menopang kesejahteraan
Hati teman-teman ini menyimpan kebaikan dariMu

Kuatkanlah kami pada kaki melangkah
Penglihatan yang masih terjaga untuk terpenuhinya kebutuhan
Bawalah kami mendekat pada tujuan
Jika kami bingung mohon berilah kejelasan
Tekad yang berulang-ulang menegakkan punggung
Jika kami resah kami tahu mendekat padaMu adalah ketenangan

Jagalah orang-orang yang kami sayangi
Kami tahu dalam perlindunganMu tiada ragu untuk kami yakini

Dan pertemanan ini..
akan kami jaga di waktu sekarang dan waktu nanti
di muda saat ini dan tua nanti
memiliki pertemuan dan pertemuan kembali
Sebuah nilai yang disyukuri
Perjalanan yang dilalui dan dibagi dalam pertemanan ini



aamiin



by : Ismi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita