Langsung ke konten utama

CATATAN - IMAM IMAN

Hanya lelah yang kan didapat
Pencarian dalam bentuk apapun
Tidak memiliki henti jika tujuan hanya dunia
Mencari yang tidak pernah cukup
Yang ku temui bukanlah jawaban
Selebihnya hanyalah kosong

Doa agar sadarku dalam sentuh kasihMu
Kasih yang kekal dalam janji yang tiada ingkar
Sumber dari segala yang dicari
Cinta, rezeki, tenang dan damai
Adalah pemberian dariNya
Cinta yang setia hanya cintaNya
Kecukupan dari limpah rezekiNya
Ketenangan dan damai saat mengingatNya

Saat waktu itu ku temui atas ridho Engkau
Yang ku temui ialah..
Sepasang mata yang menatap dalam tujuan halal
Sebuah hati yang berupaya bersama dalam ibadah
Tangan yang menepuk mengingatkan
Menopang dalam kekuatan untuk mendekatiMu
Mata yang terbatas ini
Bukan hanya melihat ciptaanMu
Namun pengingat akan kebesaranMu
Pada yang kau rihoi menjadi imam bagiku

DariMu kami memiliki dalam hubungan suci
DariMu kami menjadi jodoh
Engkau mencintai kami mendahului dan melebihi siapapun sebelum kami ada

Mendekat padaMu adalah kebutuhan kami
Yang Maha Luas melebihi keluasan yang kami pahami

Mohon sadarkanku dalam sentuh dan petunjukMu
Menjadi ma'mum yang kelak bersama dia adalah golongan yang beruntung


Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita