Langsung ke konten utama

Cerita - DIENG PLATEAU CENTRAL OF JAVA

DIENG PLATEAU CENTRAL OF JAVA
OUR STEPS FOR OUR JOURNEY IN THE FUTURE
12 PEOPLES, 36 DREAM
THIS IS THE HISTORY OF PICTURES









TEMPAT KITA MENEMUKAN JALAN
karena hari itu tercipta senyum
suka layaknya fajar di lautan awan
kesederhanaan yang luar biasa
menjadi momentum pagi
yang membangunkan para pemimpi
hidup tak selamanya memberikan kehangatan
artinya ada harapan yang harus diperjuangkan

ini kisah manis berselimut kabut
bukan kesenduan namun saling menjaga
menyemangati bila hati mulai goyah
masing - masing pribadi tidaklah sempurna
begitu juga karakter yang terbentuk
tapi menjadi lebih baik ke depan
suatu hal yang lebih penting
daripada meratapi yang sudah usang

kuatnya aku bukan sendiri
kuatnya kamu pun karena tak sepenuhnya sendiri
bila suatu waktu memori terlupa
akan sejenak saja, melainkan
lebih lama lagi terkenang
kemarin, hari ini, esok dan nanti
hingga nanti.......

jumpa wajah kelak
akan mencerminkan pribadi yang lebih indah
keindahan yang dimiliki bersama
hebat bukanlah kata puncak
berhasil hanya kata mereka
yang terpenting dibalik pencapaian
prosesnya sama - sama dilalui
diperjuangkan para pemimpi muda
hingga kelak akan terceritakan
sebuah pencapaian diri
menakhlukkan rasa ragu dan cemas 

sedikit saja perjalanan kami saling dibagi
adalah langkah besarmu dan aku
karena kita sudah mulai menemukan jalan
hingga tidak lagi diam atau berputar
tapi maju dan saling menyadarkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita