Apa yang bisa aku tuturkan?
Manisnya kata berbanding terbalik dengan pahit di relung
Hanya terpejam saja, tidak menghentikan arus yang tak berpola yang muncul padaku
Sejauh apa aku sudah terlupa?
Aku hanya mengusap kening dan waktu sudah lewat tengah malam
Tidak ada yang terlewat, hingga tidak datang, pasti ada
Setiap kata dalam pinta terjawab
Sungguh didapat
Sesuai ataupun lebih baik
Aku yang mengulur
Aku yang mungkin tak sadar perlahan mundur
Jangan, aku tindak ingin
Tenang dan selamat hanya ada jika iman terpanggil
Harus dipanggil, jika tidak aku bisa terlupa lagi
Aku ingin tenang dan selamat, maka iman harus termiliki
Harus dimiliki, jika hilang, aku tidak berani hanya untuk membayangkan
Dan, apa yang bisa aku tuturkan?
Doa
Doa
Doa
Created by: Ismi
Komentar
Posting Komentar