Telah lama..
sapa tidak tersenyum pada awan biru
Telah lama..
panggilan tidak menyeru senja sore
Telah lama..
yang terdalam tidak tergugah
Seberapa lama?
Entahlah.
Seyum itu, jadi setipis lembaran kertas
Suara tertawanya mudah terbawa angin
Perasaannya.., lalu siapa yang tau?
Baginya, pergilah kau dengan tegas
Jika dipikiranmu itu sesungguhnya
Memandang dirinya sesuatu yang harus dimiliki
Mendekat ke arahnya untuk mendapatkan
Atau bersamanya untuk merasa menang
Sungguh kau manusiawi yang tidak manusiawi
Malangnya kepalsuan yang dimiliki
Baginya, hanya berharap jadi sahabat sejati
Dirinya hanya ingin menjadi cinta dalam hidup
Tamakkah keinginan itu?
Created by: Ismi
sapa tidak tersenyum pada awan biru
Telah lama..
panggilan tidak menyeru senja sore
Telah lama..
yang terdalam tidak tergugah
Seberapa lama?
Entahlah.
Seyum itu, jadi setipis lembaran kertas
Suara tertawanya mudah terbawa angin
Perasaannya.., lalu siapa yang tau?
Baginya, pergilah kau dengan tegas
Jika dipikiranmu itu sesungguhnya
Memandang dirinya sesuatu yang harus dimiliki
Mendekat ke arahnya untuk mendapatkan
Atau bersamanya untuk merasa menang
Sungguh kau manusiawi yang tidak manusiawi
Malangnya kepalsuan yang dimiliki
Baginya, hanya berharap jadi sahabat sejati
Dirinya hanya ingin menjadi cinta dalam hidup
Tamakkah keinginan itu?
Created by: Ismi
Komentar
Posting Komentar