Langsung ke konten utama

CATATAN - BERAKHIR

Aku tau kelabu ini sulit hilang
Di jalan yang aku dan kamu lalui
Nyatanya tidak pernah ada kata kita
Sepertinya perjalanan ini menuju gelap
Dan meninggalkan terang

Betul semua ini hanya saling menyakiti
Sama-sama banyak menahan
Kamu tidak tau,
berapa kali aku benci air mata ini
Aku juga tidak tau
Kecamuk apa yang ada di dirimu

Mencoba tetap melangkah
Hanya akan semakin jauh
Saat itu...
Aku harap ada celah rasa itu masih ada
Kamu harap tidak melukaiku lagi
Padahal apapun itu
Sama-sama melukai

Aku tidak terima
Kamu jadi sulit menjelaskan
Tidak pernah benar-benar ada penjelasan
Baik itu aku atau kamu
Di masa lalu

Sebenarnya sama juga
Pernah berkali-kali aku ingin akhiri ini
Aku tidak bisa
Benar-benar melelahkan
Seperti ada perang dengan diri sendiri
Tapi kala itu aku takut
Apa bisa?

Kata-kata yang tidak kudengar dulu
Sepertinya memang tidak perlu ku tahu
Apapun itu..
Kesulitan juga kan?
Jadi aku sudah melewati harinya
Aku tau..
Di waktu matahari terbenam
Hari ini berakhir
Sama seperti hari itu

Created by: Ismi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita