Aku khawatir pada uap di ujung lembab
Pelepasannya apa bertemu sampai jumpa
Sekilas sebentar saja
Tapi di bawah kedua mata ini sedih
Pergi tanpa kata pamit atau pisah
Bahkan tak diingat pada perhentiannya
Aku luka ingat uap yang terlupa
Tubuh bergetar pada sisa kecewa
Yang berwujud jadi bekas sakit
Sudah sembuhkan?
Mungkin belum
Karenanya masih tertinggal perih
Bukan air ingin bertemu api lagi
Bukan sekarang ingin kembali pada dulu
Nyatanya lebih sulit untuk dibayangkan
Semoga tak ada jalan kembali
Pasti ada sebab akibat
Begitulah asa bertemu rasa
Pasti ada saatnya
Perbuatan mendapat hasilnya
Putuskan saja tali sumbu yang mengikat
Menahan senja bertemu peraduan
Sungguh banyak sakit di sana
Di masa itu sulit berdamai dengan logika
Tidak akan berakhir baik
Bahkan bermulanya juga tidak
Pemain yang buruk adalah
Yang hanya mengejar kemenangan
Segala cara untuk kemenangan
Lalu setelah dapat
Dia cari pertandingan baru
Berkali-kali seperti itu sampai kapan?
Jangan lukai lagi seseorang
Demi pencarian yang tak bertuju
Menarik dan menghempaskan
Tanpa pikir panjang lagi?
Sudah berapa yang dihempas paksa
Hingga berapa banyak?
Tangis karena luka di sana
Janganlah lagi
Lebih baik yakinlah dulu
Sebelum ada hati lagi yang terjatuh
Cukup.
Created by : Ismi
Pelepasannya apa bertemu sampai jumpa
Sekilas sebentar saja
Tapi di bawah kedua mata ini sedih
Pergi tanpa kata pamit atau pisah
Bahkan tak diingat pada perhentiannya
Aku luka ingat uap yang terlupa
Tubuh bergetar pada sisa kecewa
Yang berwujud jadi bekas sakit
Sudah sembuhkan?
Mungkin belum
Karenanya masih tertinggal perih
Bukan air ingin bertemu api lagi
Bukan sekarang ingin kembali pada dulu
Nyatanya lebih sulit untuk dibayangkan
Semoga tak ada jalan kembali
Pasti ada sebab akibat
Begitulah asa bertemu rasa
Pasti ada saatnya
Perbuatan mendapat hasilnya
Putuskan saja tali sumbu yang mengikat
Menahan senja bertemu peraduan
Sungguh banyak sakit di sana
Di masa itu sulit berdamai dengan logika
Tidak akan berakhir baik
Bahkan bermulanya juga tidak
Pemain yang buruk adalah
Yang hanya mengejar kemenangan
Segala cara untuk kemenangan
Lalu setelah dapat
Dia cari pertandingan baru
Berkali-kali seperti itu sampai kapan?
Jangan lukai lagi seseorang
Demi pencarian yang tak bertuju
Menarik dan menghempaskan
Tanpa pikir panjang lagi?
Sudah berapa yang dihempas paksa
Hingga berapa banyak?
Tangis karena luka di sana
Janganlah lagi
Lebih baik yakinlah dulu
Sebelum ada hati lagi yang terjatuh
Cukup.
Created by : Ismi
Komentar
Posting Komentar