Jangan bilang benci,
Kala hati masih begitu banyak kerinduan
Kasihan, ragamu saja akan gusar kesulitan
Bagaimana dengan hatimu?
Jangan dorong emosi jadi luapan amarah,
Jika bimbang masih mengendap
di relung hati
Kemana langkah ingin bawamu berlari?
Mereka akan tahu juga
langkahmu yang jadi cepat
Hentikan saja lari yang tak tahu arah
Pedulikan matamu yang memerah
Sampaikan salam lewat waktu
Yang sulit membisu
Pada detik ini yang masih berputar
Apa sama pada detiknya di sana?
Awan saja mulai berubah bentuk
Hati juga mungkin nanti akan begitu
Tunggu saja angin kapan membantu
Kala biru berubah menjadi lesu
Atau lesu yang jadi masa peralihan
Untuk menemui warna yang lebih indah
Dari waktu lalu
Jangan tanya hati kapan akan begitu,
Pundakmu akan terdiam sejenak bingung
Lalu tanya itu belum terjawab
Asa itu akan terbenam di waktunya
Jika sudah saatnya berpisah
Di hari itu
Ada kata yang belum terucap
Sampai tinggal nanti
Created by: Ismi
(Semoga tidak diasumsikan setelah membaca ini untuk kesiapa atau org tertentu. Tidak sedikit saya menulis bahkan untuk apa dan siapa yang belum saya kenal, bisa karena setelah menonton cerita tertentu, menyaksikannya langsung, atau membacanya) :)
Kala hati masih begitu banyak kerinduan
Kasihan, ragamu saja akan gusar kesulitan
Bagaimana dengan hatimu?
Jangan dorong emosi jadi luapan amarah,
Jika bimbang masih mengendap
di relung hati
Kemana langkah ingin bawamu berlari?
Mereka akan tahu juga
langkahmu yang jadi cepat
Hentikan saja lari yang tak tahu arah
Pedulikan matamu yang memerah
Sampaikan salam lewat waktu
Yang sulit membisu
Pada detik ini yang masih berputar
Apa sama pada detiknya di sana?
Awan saja mulai berubah bentuk
Hati juga mungkin nanti akan begitu
Tunggu saja angin kapan membantu
Kala biru berubah menjadi lesu
Atau lesu yang jadi masa peralihan
Untuk menemui warna yang lebih indah
Dari waktu lalu
Jangan tanya hati kapan akan begitu,
Pundakmu akan terdiam sejenak bingung
Lalu tanya itu belum terjawab
Asa itu akan terbenam di waktunya
Jika sudah saatnya berpisah
Di hari itu
Ada kata yang belum terucap
Sampai tinggal nanti
Created by: Ismi
(Semoga tidak diasumsikan setelah membaca ini untuk kesiapa atau org tertentu. Tidak sedikit saya menulis bahkan untuk apa dan siapa yang belum saya kenal, bisa karena setelah menonton cerita tertentu, menyaksikannya langsung, atau membacanya) :)
Komentar
Posting Komentar