Langsung ke konten utama

CATATAN - PIKNIK YANG GAGAL

Tunggulah saja
Namun hujan masih deras
Acara piknik kita gagal
Padahal makanan sudah siap
Tapi karena hujan
Kita punya waktu lebih banyak di rumah
Kita bisa bicara lebih dalam

Lampu sudah dinyalakan
Hanya satu saja yang menyala
Duduk berdampingan
Tidak ada suara lain
Selain suara kita yang bicara

Biarkan malam menuju larut
Ada senandung kecil darimu
Ternyata habis hujan di luar sana
Kita nikmati dingin yang menyenangkan

Nyalakan batu bara
Sajian malam ini kita buat bersama
Di antara sisa air yang menetes dari genting
Suaranya kenapa jadi lebih indah

Kita bicarakan liburan bersama
Membuka potret kebersamaan di lalu
Dalam hati mungkin ada khawatir
Sedikit kehilangan
Kamu menyentuh rambut lembut
Kenapa sedih? Katamu
Aku bilang kamu membuatku terharu
Akhirnya kita malah saling menertawakan

Malam ini dan malam kemarin
Kami saling bersama
Untuk esok dan nanti
Semoga tetap bersama

Dia buka kedua tangan lebar
Aku datang padanya
Kita lihat langit ada bulan di sana
Yang penting katamu
Dengan siapa waktu terbagi
Kamu menatapku
Aku menyukainya karena denganmu


Created by: Ismi
Inspired of WGM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita