Langsung ke konten utama

CATATAN - AKU MENGENALMU

Aku pernah mengenalmu adalah tawa teman
Aku pernah mengenalmu penggugah mimpi yang terpendam
Aku pernah melihatmu sebagai yang datang, pernah ku kenal tapi berbeda kali ini

Aku mendalamimu sebagai yang meraih keyakinanku untuk bersama
Aku mendalamimu sebagai kesatuan yang jadi bagian dalam hidupku
Aku mendalamimu sebagai Pria yang ku cintai

Lalu aku menemukanmu dalam perbedaan yang nyata
Aku menemukanmu yang juga bingung pada kebersamaan
Aku menemukanmu dalam rasa pada dirimu yang telah memudar
Aku menemukanmu lebih banyak dalam perkiraan tanpa jawaban

Aku melihatmu dalam rupa yang tidak kutemui tapi dalam mimpi, kenangan..
Aku melihatmu dalam pandangan melihat yang lain
Aku melihat di belakangmu..
Aku melihat dalam mata tertutup, sedih, marah

Lalu aku mengenal aku yang lain
Aku menemukan diriku yang belum ku tau
Aku menemukanku saat perlahan berbalik arah dari tempatku berdiri di belakangmu

Aku mendalami satu kesyukuran lain
Aku mendalami melepaskan apa itu cinta dariku padanya
Saat aku berdamai..
Saat aku & dirinya tidak lagi bingung namun menemukan jalan melepaskan
Di satu waktu itu, dalam waktunya dalam waktuku..
Waktu untuk mengerti setelah apa yang dilewati
Setelah melewati, begitulah caranya...





Created by : Ismi

17 Juli 2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita