Langsung ke konten utama

CATATAN - SEPERTI...SEPERTI..

Tidak terbayangkan..
dia bisa begitu melekat dalam
Tahun pertama, kedua itu singkat
Bukan juga waktu yang berangsur lama
Tapi mendalam..
Menyimpannya tanpa keinginan sengaja

Bukan lagi satu dari kesayangan baginya
Bukan lagi yang diperjuangkannya seperti diawal
Bukan lagi yang dirindukannya
Dan bukan lagi yang ingin ditemui
Bukan lagi..dan ada yang lain dihatinya

Menjadi persinggahan
Tidak diinginkan bagi yang miliki rasa
Seperti..seperti.....
Harus melepas yang ingin pergi dan belajar rela
Saat pergi banyak yang masih tertinggal
Sempat bingung melakukan apa
Karena yang dirasakan masih sama

Dia..semakin sulit mengungkapkan
Rindu sudah dibiarkan saja
Datang terlupa datang kembali
Seperti itu proses setelah patah
Lalui situasi basah, pasi, muram, hilang

Kelola diri sendiri jadi sangat berkendali
Dalam doa kuasaNya menyadarkan hati
Akan adanya jalan keluar dari setiap uji
Menyadari kesalahan untuk ada sikap
Menyadari itu pula yang jadi doa
Setiap petunjuk yang ada
Untuk disadari, pahami & syukuri

Kenangannya tetaplah ada
Saat terasa sakit karena patah
Perih karena luka
Obati juga dengan suka & kasih
Pernah dirasakan juga bersamanya

Mengingatnya dalam bentuk bersyukur
Jika rasapun masih untuknya
kelak diripun tidak tau
Masih untuknya atau tidak
Tutup dengan ikhlas yang sepenuhnya..


created by : ismi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita