Langsung ke konten utama

Catatan - TETAP ADA

TETAP ADA




Teman.., Tuhan begitu baik
Dari seorang teman ku lihat itu
DirencanakanNya pertemuan
Perkenalan..yang dikehendakiNya

Dan...
Tawa terwalah saja
Marah, tangis, suka tak suka
Dari hal itu belajar
Terjalin dari waktu ke waktu

Dan tetaplah..
Hidupmu adalah hidupmu
Hidup kita masing-masing
Tapi dalam porsi yang dimiliki
Ada waktu yang dibagikan
Sejujurnya ada pula kebutuhan

Ada kejadian menjauhkan
Ada kejadian lebih mendekatkan
Malas..tidak bertemu saja dulu
Ingin sendiri
Belum menjadi hebat, malu
Nanti sajalah bertemu
Tapi hati kecil?? Butuh
Hidupmu akhirnya tetaplah hidupmu
Tapi teman...
Adalah kebaikan dari Tuhan

Kenapa ada rindu
Kenapa ada kesal susah bertemu
Kenapa setelah berhari-hari, bulan, atau tahun
Teman lagi yang dihubungi
Kitapun pernah mencari

Salah bukan tidak pernah
Salah juga ada
Lalu..ada yang selalu membenarkan
Ada yang mengingatkan
Tegur tegurlah

Bukan seberapa sering kebersamaan
Bukan sesering apa perbincangan
Bukan seberapa jauh di jalan
Saat dimiliki dalam hati
Jikapun sedang berjalan sendiri
Hati juga yang akan tau 'ada'
Dalam perjalananmu..aku
Tetap ada....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita