BUMI
SENGKETA, BANYAK YANG MERANA
Karya : Tri Nur Ismi
Bumi jadi sengketa bagi
yang berkepentingan
Kekayaannya yang
terlihat hingga tersembunyi di dalam perut
Ingin dikeruk, dikuasi,
bahkan hingga dipamerkan
Ada sertifikat tanah
Ada emas, intan dan
berlian
Minyak yang berubah
seakan bir memabukkan
Merubah kearifan jadi
ketamakan
Hakekatnya bumi berlaku
adil memberi dan mengambil
Lalu yang jahat, siapa?
Lalu yang prihatin dan
diam saja, bagaimana?
Sama - sama mendorong
pada kehancuran
Bukankah indah jika
selaras walau seperti angan
Karena selaras belum
menjadi tindakan
Jangan diam, jangan
meratapi keterlambatan
Masih ada harapan
menjumpai hidup yang membaik

Komentar
Posting Komentar