Langsung ke konten utama

Catatan - TIDAK ADA JALAN KELIRU

TIDAK ADA JALAN KELIRU

Duniaku kehilanganmu..memberiku makna
Betapa berharganya momen dan situasi
Yang pernah terjadi ataupun belum didapati
Semunya ada kesan tersendiri..

Kalau tak berada pada tahap ini
Mungkin tidak seperti ini sekarang
Jika aku membuka kembali
Aku berempati diri sendiri
Jauhkanlah pada kesalahan langkah

Perhatikanlah kemungkinan yang terjadi
Jikapun berulang kali mendambakan
Tidak akan jatuh di tempat itu lagi
Karena saat tau aku lebih baik berbalik arah
Jadi tidak ada yang menemui jalan keliru

Tak Terhapuskan

Helai daun terbang di musim kemarau
Mungkin di sana ekspresi wajahnya coba terukir
Tapi goresan yang ada melemah
Begitu lama sehingga lupa warnanya

Tapi senyum ramah terus di kenang
Jikalah ini mimpi, terimakasih saja
Jangan paksakan batu berdiri di atas air
Akan terus jatuh ke dasar mimpi

Jikapun yang diinginkan bisa terjadi
Mungkin daun tetaplah sudah terjatuh di tanah
Tanpa sempat menyapa telapak tangan
Terlambatkah?mungkin saja

Karena butiran pasir secara perlahan hilang
Mungkin saat ini bisa jadi nanti
Jika dirinya bukan yang terbaik
Tak akan jadi yang terakhir
Yang bisa menemani, satu, memiliki
Perasaan yang tak terhapuskan

Bersama Karena denganmu..
back story : A Thousand Promise
Aku mencintaimu dalam sebuah takdir
Yang tak sedikitpun ku sesali
Aku ingin bersamamu karena dengan kamu
Aku merelakan
Walau batas bahagia dan duka terasa dekat

Jangan takut akan nanti
Ternyata cinta memiliki kekuatan yang hebat
Membuat cinta betahan tanpa batas
Aku memang tak prernah meminta
Bertemu denganmu atau kau denganku
Ini juga suratan yang tak ingin ku lepas
Sekali lagi aku ingin katakan
Tak pernah ada penyesalan
Jikapun aku meneteskan kesedihan
Karena aku tidak mau lihatmu sedih
Aku mencintaimu dan ingin menjagamu

Jangan pernah berfikir tuk biarkan ku lari
Karena aku tak ingin menjauh darimu
Ingin bersama dirimu..
Dalam susah..
 Dalam suka
Duka mapun senang
Aku akan selalu bersamamu
Hingga pertemuan menjadi pertemuan kembali..



Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN - DARI MEREKA YANG BERPISAH

Dia mendengar dalam bingung Terlebih takut hadapi rasa bersalah Aku berkata dalam ego Dari banyak kecewa yang terpendam Dia dan aku, Berjalan bersama di sisi berbeda Tanpa menoleh satu sama lain Bersama namun sepi Apa yang di tunggu di sana Setiap langkahnya hanya bawa luka Tawa dahulu semakin tertinggal saja Dan kian merunduk menutupi duka Berapa lama lagi berjalan? Siapa yang mampu lagi? Sesungguhnya tidak ada Karena tanpa diduga Mungkin di sana hanya sebuah jalan buntu Mungkin di sana hanya jalan terputus ngarai Aku semakin sedih Dia semakin menyesal Tidak mudah berpisah Namun bukannya itu yang terbaik? Jalan yang sulit dipilih Tapi mungkin berpisahlah, jalan untuk saling menyelamatkan Created by : Ismi

SURAT 2025 (1) SURAT UNTUK SI PERTAMA

Cinta itu rumit Cinta bisa menghancurkan sehancur-hancurnya, medatangkan gelap gulita, membuat tidak bisa melihat jalan ke luar. Cinta juga bisa menghangatkan, seperti terang benderang yang menbutakan, hati yang bimbang akan benar dan salah, kebahagian yang bisa melupakan nurani. Cinta bisa menyembuhkan dan meracuni. Aku membaca kembali lembaran-lembaran tulisanku di tahun 2011 yang masih banyak tentangmu. Mungkin kamu bukan cinta. Kami si pertama untukku. Tidak lagi kuceritakan awal mulai, sudah banyak pada lembaran lain di lampau. Tapi kali ini, mengingatmu kembali seperti pada cerita-cerita sebelumnya. Sekali lagi ku tulis, "Apa kabar?"

CATATAN : DEWASANYA CINTA

Sulit pada kata, juga sulit bersikap Sulit menerka, bahkan lebih sulit memulai Dewasa cinta dalam insan yang masih rindu bunga Akhirnya berujung lamunan berandai-andai Hambar pada rasa, juga hilang asa Hambar pada jiwa, bahkan mungkin mati rasa Begitu? harapan yang pudar pada uap cermin yang masih memantulkan bayangan Berawal jadi nampak semu Sedih pada masa lalu, juga terbawa hingga kini Sedih saat ini, bahkan tidak lagi menangis Namun lebih pilu Hingga penantian bagai kawan dan musuh Dewasa cinta mungkin tak lagi tamak Tak lagi cerita cita berlimpah waktu Oh hanya dia..dan tetap dia Seperti lagu yang liriknya jatuh cinta Cinta yang bertemu dalam proses dewasa Bagaimana mekarnya? Bagaimana berakarnya? Masihkah banyak gugup dan cemas? Bagaimanapun, dewasa cinta... Jadilah hangat kasih yang menjaga Kekuatan untuk berjalan bersama Ketenangan saling melindungi Mendamaikan kita